WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Gelandang Inggris Jude Bellingham dilaporkan telah telah didenda menyusul selebrasinya yang kontroversial di babak 16 besar Euro 2024 lalu. Hingga kini teka-teki apakah ia akan dikenai skorsing larangan tampil di perempat final untuk tim Inggris masih banyak dibicarakan. Baca juga:Prediksi Inggris vs Swiss Perempat Final Euro 2024: Tekanan Southgate Bertambah Meski demikian, laporan terbaru menyebutkan, Bellingham siap untuk tampil di perempat final Euro 2024 The Three Lions melawan Swiss setelah penyelidikan UEFA terhadap salah satu selebrasinya. Bintang Real Madrid berusia 21 tahun itu menyelamatkan tim Inggris dari keterpurukan, dalam laga babak 16 besar menghadapi Slovakia, sebelum gol penentu kemenangan ditorehkan Harry Kane. Perayaan Bellingham menjadi berita utama karena cukup kontroversi, seperti yang terlihat sambil memegang selangkangannya ke arah bangku cadangan Slovakia. Bellingham sendiri mengklaim bahwa gerakan itu adalah "lelucon batin" di antara teman-temannya. Namun demikian, Bellingham berisiko mendapat masalah dengan UEFA atas insiden tersebut, dengan kekhawatiran yang muncul bahwa ia berpotensi menghadapi larangan tampil di perempat final hari Sabtu atau bahkan lebih jauh lagi. Namun, laman Jerman BILD mengklaim bahwa sang gelandang tidak akan menghadapi skorsing dan akan baik-baik saja untuk tampil melawan Swiss, meskipun ia telah didenda sebesar €20,000 (£16,945). Oleh karena itu Bellingham diperkirakan akan mengulangi perannya di England XI untuk perjalanan ke Dusseldorf pada akhir pekan. Kemenangan akan membuat pasukan Gareth Southgate melaju ke semifinal melawan Turki atau Belanda. Berita terkait ancaman skorsing juga menghangat di tim Turki. Jika (Turki) mampu mengejutkan Belanda dan mencapai semifinal untuk pertama kalinya sejak 2008, mereka harus tampil tanpa pahlawan babak 16 besar Merih Demiral. Baca juga:Line Up Inggris vs Swiss di Perempat Final Euro 2024: Menguji Declan Rice vs Xhaka Demiral juga dilaporkan dilarang tampil di dua pertandingan karena selebrasi serigalanya. Mantan bek tengah Juventus ini membuat sejarah Euro dengan gol tercepat di Euro 2024 dengan mencetak gol ke gawang Austria hanya dalam waktu 57 detik - sebelum mencetak gol keduanya di babak kedua. Demiral juga menuai kritik atas selebrasinya seiring kemenagan Turki, dengan membuat isyarat 'serigala' yang dikaitkan dengan gerakan ekstremis sayap kanan Turki yang dikenal sebagai Serigala Abu-abu. Pria Al-Ahli tersebut mengklaim bahwa ia melakukan selebrasi sedemikian rupa karena melihat para penggemar di tribun melakukan gerakan tersebut. Ia juga mengklaim bahwa hal itu ada hubungannya dengan "identitas Turki". Turki tampaknya kini harus menghadapi laga Euro di babak sistem gugur tanpa dirinya, terutama untuk perempat final dan semi final jika mereka berhasil lolos. Larangan yang diberikan kepada Demiral bukanlah yang pertama diberikan UEFA di Euro karena pesan politik yang kontroversial. Baca juga:Line Up Inggris vs Swiss di Perempat Final Euro 2024: Menguji Declan Rice vs Xhaka Pemain Albania Mirlind Daku diskors selama dua pertandingan karena ikut menyanyikan nyanyian nasionalis dari para penggemar dengan megafon.(pwk) Editor: purwoko