Untuk tahun 2025, pemerintah baru menganggarkan sebesar Rp71 triliun untuk program makanan gratis. Sedangkan tahun-tahun selanjutnya, masih belum jelas anggarannya berapa dan darimana.
Di sisi lain, pemerintahan baru nanti juga punya beban melanjutkan pembangunan Ibukota Nusantara (IKN). Karena, sampai saat ini, belum ada perkembangan signifikan dari investor yang mau berinvestasi di IKN.
Baca juga: Batubara DInilai Masih Jadi Modal Kebangkitan Ekonomi Indonesia
Esther menyarankan pemerintahan Prabowo-Gibran lebih mendahulukan program prioritas yang memiliki efek multiplier luas. Program tersebut terutama berefek ke pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi.
“Misalnya program peningkatan kualitas sumber daya manusia, peningkatan modal, dan transfer teknologi. Ketiga program ini, sekaligus akan menjadi modal bagi Indonesia untuk menjadi negara maju,” kata Esther menutup keterangannya. (Sidik Purwoko)
Editor: Sidik Purwoko







