WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Slovakia dan Rumania mengamankan tempat di babak 16 besar Euro 2024 setelah kedua pertandingan di Grup E berakhir imbang. Setelah memberikan banyak drama sepanjang dua pertandingan pertama babak penyisihan grup, termasuk menjadi grup pertama dalam sejarah Euro di mana keempat tim memiliki tiga poin yang sama menjelang pertandingan terakhir, hari terakhir terbukti tidak terlalu dramatis. Babak pertama berlangsungsaling jual beli serangan. Slovakia yang tampil agresif akhirnya memimpin setelah 24 menit pertandingan berlangsung berkat Ondrej Duda. Baca juga:Menang Selisih Gol, Belgia Nyaman Lolos ke Babak 16 Besar Euro 2024 Tetapi keputusan penalti kontroversial membuat Rumania menyamakan kedudukan pada 13 menit kemudian. Dengan demikian permainan tetap imbang di babak pertama. Karena Belgia dan Ukraina juga bermain imbang pada pertandingan lain di Grup E, Rumania berhasil lolos ke puncak Grup E dan Slovakia lolos sebagai salah satu dari empat tim peringkat ketiga terbaik. Lolosnya Rumania ke babak 16 besar dengan menempati peringkat pertama tidak hanya mengejutkan banyak pihak, tetapi mereka juga mengukir sejarah gemilang. Mereka melaju ke babak sistem gugur Kejuaraan Eropa untuk kedua kalinya dalam sejarah mereka. Meski hasil imbang sudah cukup bagi kedua tim untuk lolos ke babak berikutnya, Slovakia menunjukkan intensitas yang tinggi sepanjang babak pertama, terutama di 25 menit pertama saat mereka mendominasi dalam penguasaan bola. Meski Slovakia hanya melepaskan dua tembakan lebih banyak dibandingkan Rumania yang mencatat tujuh tembakan, pasukan Francesco Calzona jelas unggul dalam penguasaan bola, terutama pola umpan-umpan silang ke dalam kotak penalti Rumania. Pasukan Edward Iordanescu berhasil mempertahankan area penalti mereka dengan baik dalam beberapa kesempatan. Namun mereka akhirnya menyerah pada tekanan ketika Duda menyundul bola ke gawang untuk membuka skor pada menit ke-24. Selanjutnya permainan berubah. Rumania terlihat lebih sering melakukan serangan setelah sempat tertinggal, namun Slovakia tidak pernah benar-benar diuji dan tampaknya akan memimpin di babak kedua. Namun, hadangan David Hancko terhadap Ianis Hagi, yang awalnya diberikan sebagai tendangan bebas, secara kontroversial dianggap sebagai penalti meskipun kontak awal terjadi di luar kotak penalti. Razvan Marin tidak membuat kesalahan dari titik penalti saat ia dengan sangat baik mengirimkan bola ke pojok kiri atas. Intensitas menurun saat kedua tim puas mendapatkan satu poin di babak kedua. Setelah 45 menit pertama yang penuh semangat, rupanya ada pemahaman bahwa cukup hanya satu poin untuk masing-masing tim sudah bisa membawa mereka lolos ke babak sistem gugur. Baca juga:Rivalitas Paling Sengit! Prediksi Slovakia vs Rumania Euro 2024 Malam Ini Enam belas tembakan di babak pertama diikuti oleh hanya enam tembakan di babak kedua dan tidak ada pihak yang benar-benar ingin menekan angka demi mencegah serangan balik, membuat kedua belah pihak bermain dengan tensi yang jauh lebih lambat. Melampaui Jejak sang Ayah Dari hasil itu, satu poin bagi Slovakia membuat mereka lolos sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik dengan empat poin, sementara Rumania lolos ke posisi teratas Grup E. Manajer Rumania saat ini Edward Iordanescu adalah putra dari pelatih legendaris Rumania Anghel Iordanescu, yang secara luas dianggap sebagai manajer terbaik negara itu karena beberapa alasan. Di bawah bimbingan Anghel, Rumania mencapai perempat final Piala Dunia FIFA 1994, penampilan terbaik mereka di turnamen tersebut, dan secara konsisten lolos ke turnamen besar, menjadikan diri mereka sebagai tim tangguh di sepak bola Eropa. Namun, satu pencapaian lagi yang layak dicatat Anghel adalah memimpin Rumania ke babak sistem gugur Kejuaraan Eropa, yang berarti melampaui torehan prestasi ayahnya di Euro. Setelah menduduki puncak Grup E, Rumania lolos ke babak 16 besar setelah mencapai perempat final pada tahun 2000. Kini Rumania bersiap menghadapi peringkat ketiga dari Grup A, B, C ataupun D. Adapun Slovakia bisa menghadapi Spanyol atau Inggris setelah mereka mengamankan tempat ketiga di Grup E.(PWK) Editor: purwoko