WARTABANJAR.COM, JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan seluruh proses kepulangan jemaah haji Indonesia dapat berjalan lancar, aman dan berkeselamatan. Pernyataan ini datang dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (DJPU) Kemenhub yang siap mendukung kepulangan jemaah ke tanah air. "Kemenhub siap mendukung kepulangan jemaah haji, baik dari sisi kesiapan sarana dan prasarana bandara debarkasi maupun kesiapan armada pesawat udara," kata Direktur Angkutan Udara DJPU Kemenhub Putu Eka Cahyadhi saat mengikuti Rapat Koordinasi bersama Kementerian Agama terkait Persiapan Pelaksanaan Phase II Kepulangan Jamaah Haji 2024 di Jakarta, Jumat  (21/6/2024). Rapat yang dipimpin Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Kementerian Agama Saiful Mujab membahas persiapan angkutan kepulangan jemaah haji 2024, yang akan dilaksanakan mulai 22 Juni-22 Juli 2024. Baca juga: Perkenalkan IKN, Kapal Pinisi Bakal Berlayar Lagi Dalam rapat tersebut, Putu menyampaikan bahwa pihaknya juga akan memastikan kesiapan armada pesawat udara yang digunakan baik Saudia Airlines (SV) dan Garuda Indonesia (GA) serta meningkatkan pengawasan pemenuhan dalam aspek safety, security dan services bagi kepulangan jemaah haji. Dia mengungkapkan, DJPU Kemenhub sudah menerbitkan izin penyesuaian bagi GA terkait perubahan kepulangan 19 kelompok terbang (kloter) yang seharusnya dari bandara di Madinah menjadi bandara di Jeddah. Sehingga nantinya keberangkatan dari bandara di Madinah menjadi 49 kloter. "Sementara itu para maskapai yaitu GA dan SV menyampaikan kesiapannya untuk phase II tersebut baik sisi armada, pelayanan kepada jemaah haji, khususnya bagi jemaah lanjut usia," ujarnya seperti dikutip Wartabanjar.com. Sementara itu, Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Kemenag Saiful Mujab menekankan kepada GA dan SV untuk memastikan kepulangan jemaah haji dapat berjalan dengan baik dan lancar. Baca juga: Kejaksaan, KPK dan Polri Diminta Usut Bansos Tak Tepat Sasaran "Mulai dari kesiapan armada, pengaturan bagasi/barang bawaan melalui sosialisasi video dan flyer, penimbangan bagasi, pengiriman air zam-zam serta melaksanakan delay management secara lebih baik," kata Saiful. Secara terpisah Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub M. Kristi Endah Murni mengatakan bahwa kesiapan sarana dan prasarana 13 bandara debarkasi dalam kondisi baik dan siap untuk menerima kepulangan jemaah. Kristi mengaku, pihaknya berkomitmen untuk memastikan seluruh proses kepulangan jemaah dapat berjalan lancar dan aman. Baca juga: Judi Online Tiga Website Beromzet Trilyunan Rupiah Dibongkar Selain itu, pihaknya juga membangun koordinasi yang solid dengan Kemenag, maskapai penerbangan, dan penyelenggara bandara untuk mengatasi setiap potensi kendala operasional terutama selama angkutan kepulangan jemaah haji. "Kami akan terus memantau dan memastikan kesiapan seluruh pihak terkait demi kelancaran kepulangan jemaah haji," kata Kristi. (Sidik Purwoko) Editor: Sidik Purwoko