WARTABANJAR.COM, LONDON - Real Madrid mempertajam rekor menjadi juara Liga Champions setelah menundukkan Borussia Dortmund, 2-0, dalam final di Stadion Wembley, London, Inggris, Minggu (2/6/2024) dini hari. Ini merupakan gelar Liga Champions untuk ke-15 klub Spanyol berjulukan Los Blancos itu. Mereka meraihnya pada 1955/56, 1956/57, 1957/58, 1958/59, 1959/60, 1965/66, 1997/98, 1999/2000, 2001-02, 2013/14, 2015/16, 2016/17, 2017/18, 2021/22, dan 2023/24. Dalam 10 tahun terakhir mereka sukses enam kali menjadi juara. Real Madrid juga selalu sukses dalam pertandingan final sejak kejuaraan ini bernama Liga Champions. Gol yang membawa Real Madrid meraih kemenangan dilesakkan Dani Carvajal dan Vinicius Junior. Baca juga: Lawan Tanzania, Coach Shin Tae-Yong Bakal Turunkan Nama-Nama Pemain Ini Ini menjadi sukses ketiga pelatih Carlo Ancelotti menjadi juara Liga Champions setelah musim 2013/14 dan 2021/22. Sebelumnya, dia juga sukses mengantar AC Milan menjadi juara pada musim 2002/03 dan 2006/07. Pelatih Dortmund Edin Terzic mengusung formasi 4-2-3-1. Pelatih berkebangsaan Jerman keturunan Bosnia ini menempatkan Niclas Fullkrug sebagai penyerang tunggal. Pemain timnas Jerman ini disokong trio Jadon Sancho, Julian Brandt, serta Karim Adeyemi. Marcel Sabitzer dan Emre Can berduet di lini tengah. Sementara barisan belakang dipercayakan kepada Julian Ryerson, Mats Hummels, Nico Schlotterbeck, dan Ian Maatsen. Posisi penjaga gawang diisi kiper asal Swiss Gregor Kobel. Di kubu Real Madrid, pelatih Ancelotti menerapkan formasi 4-3-1-2. Duo Brasil Rodrygo dan Vinicius Junior berduet di barisan depan. Mereka disokong pemain yang bersinar di tahun pertama di Real Madrid Jude Bellingham. Baca juga:Tim SAR Gabungan Cari Tiga ABK Bintan Jaya Yang Tenggelam di Laut Jawa Barisan tengah diisi Toni Kroos, Eduardo Camavinga, dan Federico Valverde. Sementara lini belakang dikawal Dani Carvajal, Antonio Rudiger, Nacho, serta Ferland Mendy. Posisi penjaga gawang dimainkan kiper yang baru pulih dari cedera, Thibaut Courtois. Kokohnya pertahanan Dortmund terlihat jelas pada babak pertama. Para penyerang tim dari ibu kota Spanyol itu kesulitan menembus lini pertahanan Dortmund. Klub Jerman itu justru sukses membuat beberapa peluang. Dortmund bahkan nyaris melesakkan gol andai saja tendangan Fullkrug tidak membentur tiang gawang Madrid. Pada babak pertama ini, Real Madrid mendominasi penguasaan bola hingga 63%, tetapi gagal melepaskan tendangan tepat ke gawang Dortmund. Sementara klub Jerman itu hanya mencatat 37% penguasaan bola, tetapi berhasil melepaskan tiga tendangan tepat ke gawang. Skor imbang tanpa gol bertahan hingga babak pertama usai. Memasuki babak kedua, Madrid berusaha membuat peluang. Mereka mendapat tendangan bebas pada menit ke-47 setelah Vinicius Junior dilanggar. Tendangan yang dieksekusi Toni Kroos nyaris membuahkan gol, tetapi bisa ditepis kiper Gregor Kobel. Tendangan sudut menyusul tepisan Kobel disundul Dani Carvajal, tetapi melintas di atas mistar. Madrid kembali mendapat peluang pada menit ke-57. Kali ini Carvajal melepaskan tendangan menyusul sundulan Schlotterbeck saat membuang bola. Namun, bola hasil tendangannya di kotak penalti diblok oleh Maatsen dan diselamatkan kiper Kobel. Pada menit ke-63, Dortmund kembali membuat peluang. Umpan Karim Adeyemi ditanduk Fullkrug di kotak penalti. Namun, tandukannya gagal membuahkan gol karena ditepis kiper Courtois. Real Madrid mendapatkan peluang pada menit ke-66. Umpan Toni Kroos disambut sundulan Vinicius, tetapi melebar dari sasaran. Menit ke-70, Dortmund nyaris kebobolan akibat blunder yang dilakukan kiper Gregor Kobel. Saat mengantasipasi tendangan Vinicius dia tak melihat keberadaan Bellingham yang nyaris menanduk bola ke gawang. Peluang ini gagal membuahkan gol karena Bellingham gagal menjangkau bola. Pada menit ke-71, Dortmund memasukkan Marco Reus menggantikan Karim Adeyemi. Ini menjadi pertandingan terakhirnya untuk Borussia Dortmund karena sudah memastikan akan hengkang pada akhir musim. Real Madrid akhirnya menjebol gawang Dortmund pada menit ke-74. Gol dilesakkan bek Dani Carvajal yang menyundul bola umpan sepak pojok yang dikirim Toni Kross. Bola cepat hasil tandukan Carvajal gagal diantisipasi kiper Gregor Kobel. Real Madrid pun unggul 1-0. Dua menit kemudian Real Madrid nyaris mencetak gol kedua. Camavinga mengirimkan umpan kepada Bellingham. Pemain asal Inggris ini berhasil melepaskan tendangan meski dijaga dua bek lawan. Namun, tendangan mantan pemain Borussia Dortmund ini melebar. Pada menit ke-79, Madrid mendapat tendangan bebas di depan gawang Dortmund menyusul pelanggaran yang dilakukan Hummels. Kroos tampil sebagai eksekutor tendangan bebas ini. Sepakannya tepat ke mulut gawang, tetapi ditepis Gregor Kobel. Beberapa saat kemudian Madrid kembali membuat peluang. Kali ini, Camavinga melepaskan tendangan kaki kiri dari luar kotak penalti dan nyaris menghasilkan gol. Upayanya gagal membuahkan gol lantaran ditepis Kobel. Real Madrid menambah keunggulan menjadi 2-0 pada menit ke-83. Gol dilesakkan Vinicius yang mendapat sodoran dari Bellingham. Vinicius kemudian merangsek pertahanan lawan dan melepaskan tendangan kaki kiri. Bola sempat mengenai tangan Kobel, tetapi tetap bersarang di gawang Dortmund. Skor pun berubah 2-0. Menit ke-86, Fullkrug sebenarnya menjebol gawang Madrid. Namun, wasit menganulir gol ini karena menganggap striker timnas Jerman ini sudah berada dalam posisi offside saat menanduk bola ke gawang. Skor 2-0 untuk keunggulan Madrid bertahan hingga pertandingan usai. Real Madrid pun menjadi kampiun kejuaraan ini untuk ke-15 kalinya. Susunan pemain final Liga Champions Borussia Dortmund vs Real Madrid: Borussia Dortmund (4-2-3-1): Kiper: Gregor Kobel Belakang: Julian Ryerson, Mats Hummels, Nico Schlotterbeck, Ian Maatsen Tengah: Marcel Sabitzer, Emre Can Depan: Jadon Sancho, Julian Brandt, Karim Adeyemi Depan: Niclas Fullkrug Pelatih: Edin Terzic Real Madrid (4-3-2-1): Kiper: Thibaut Courtois Belakang: Dani Carvajal, Antonio Rudiger, Nacho ,Ferland Mendy Tengah: Toni Kroos, Eduardo Camavinga, Federico Valverde Depan: Jude Bellingham Depan: Rodrygo, Vinicius Junior Pelatih: Carlo Ancelotti (berbagai sumber) Editor: Erna Djedi