Mengutip berbagai sumber, Senin (26/5/2024), matahari akan tepat berada di atas Kakbah pada pukul 16.18 WIB atau 17.18 Wita, bertepatan dengan 18 dan 19 Zulkaidah 1445 Hijriah. Penjelasan Ilmiah Matahari Melintas di Atas Kakbah Ahli astronomi dan astrofisika Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Thomas Djamaluddin mengungkapkan, Matahari dapat tepat berada di atas Kakbah karena kemiringan sumbu rotasi Bumi. Karena posisi tersebut, Matahari setiap tahunnya akan tampak bergerak ke Bumi bagian utara dan selatan, namun, pada April hingga September, posisi Matahari akan berada di belahan Bumi bagian utara. Dalam pergerakan tersebut, Matahari akan berada tepat di atas Mekkah, Arab Saudi saat tengah hari sebanyak dua kali. Peristiwa tersebut akan terjadi pada 27-28 Mei 2024 pukul 16.18 WIB atau 17.18 Wita dan 15-16 Juli 2024 pukul 16.27 WIB atau 17.27 Wita. Cara Memeriksa Arah Kiblat Saat Terjadi Rashdul Qiblat/Istiwa A'zam Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah, Adib, dikutip dari laman Kementerian Agama RI belum lama ini mengatakan berdasarkan tinjauan astronomi/ilmu falak, terdapat beberapa teknik yang dapat digunakan untuk memverifikasi arah kiblat, di antaranya menggunakan kompas, theodolite, serta fenomena posisi matahari melintasi tepat di atas Kakbah. Ini adalah waktu yang tepat bagi umat muslim Indonesia untuk kembali mengecek atau memeriksa arah kiblat. Menurut Adib, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat masyarakat akan melakukan pengecekan arah kiblat pada momen Istiwa A'zam atau Rashdul Kiblat, yaitu: 1. Pastikan benda yang menjadi patokan harus benar-benar berdiri tegak lurus atau menggunakan Lot/Bandul . 2. Permukaan dasar harus datar dan rata. 3. Jam pengukuran harus disesuaikan dengan BMKG, RRI atau Telkom. Untuk masyarakat yang ingin meluruskan arah kiblat, berikut caranya: 1. Pilih benda untuk dijadikan alat mengukur kiblat 2. Gunakanlah benda yang tegak lurus 3. Letakkan benda di permukaan yang datar dan rata 4. Lakukan pengukuran kiblat pada Senin (27/5/2024) pukul 16.18 WIB atau 17.18 Wita. (yayu/berbagai sumber) Editor: Yayu