HORE!!!, Barito Kuala Urutan Kedua Penurunan Prevalansi Stunting Terbanyak Se Kalsel

Ditekankannya pentingnya rembug stunting semua hadir terlibat. Peran SKPD masing-masing juga sangat besar mulai dari Perkim rumah jadi layak huni dan PUPR yang sediakan akses air bersih serta banyak peran SKPD lainnya.

“Yang pertama kami bangun adalah komitmen dan kesadaran,” imbunya.

Dia menjelaskan, Pemkab Batola terus melalukan rapat koordinasi langsung di SKPD, ruang sekda maupun di tiga aula Pemkab. Rembug dilaksanakan dari Rembug stunting kabupaten, kecamatan, juga menetapkan bapak asuh dan ibu asuh anak stunting.

“Kita diskusi, apa yang kita lakukan dan menetapkan rencana aksi. Selain itu peran camat dan forkopimcam juga turut sangat membantu untuk memastikan proses penimbangan berlangsung tertib,” sebutnya.

Pada penyerahan apresiasi kinerja penurunan stunting, Sekda sampaikan seluruh apresiasinya kepada seluruh yang terlibat pada penurunan kasus stunting. Sekda apresiasi juga sejumlah Camat yang berkreativitas melakukan inovasi dalam penurunan stunting. Misalnya Camat Barambai yang mendatangi secara langsung balita yang tidak hadir penimbangan di posyandu sehingga harus didatangi kerumah ditimbang ditempat (swiping).

Camat Tabunganen yang menyerahkan uang tunai hasil pengumpulan uang dari bapak ibu asuh anak stunting yang dibagikan ke desa-desa dengan angka stunting tinggi. Kemudian di Kecamatan Kuripan, sekda apresiasi seluruh kepala desa yang melaksanakan rembug stunting hingga tingkat desa dengan dibuktikan adanya berita acara.