SMPN 2 Kusan Hulu Wakili Tanah Bumbu Adiwiyata Provinsi

1. Pelibatan seluruh komponen sekolah yaitu guru, siswa, orang tua, komite dalam program adiwiyata. Mereka semua harus terlibat aktif dalam merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi program lingkungan sekolah.

2. Pembentukan Tim adiwiyata yang khusus bertanggungjawab mengkoordinasikan semua kegiatan terkait adiwiyata sekolah. Tim ini akan memastikan bahwa semua aspek program berjalan dengan baik dan sesuai dengan tujuan yang ditetapkan.

3. Pengembangan kurikulum lingkungan di integrasikan dalam kurikulum sekolah. Hal ini dapat di lakukan melalui penyelenggaraan kegiatan ekstrakurikuler, pembelajaran dalam kelas dan proyek-proyek penelitian tentang lingkungan.

4. Pengelolaan sampah yang efektif, implementasikan sistem pengelolaan sampah yang ramah lingkungan di sekolah, termasuk pemisahan dan daur ulang sampah. Memberikan edukasi kepada seluruh warga sekolah tentang pentingnya pengelolaan sampah yang bertanggungjawab.

5. Konservasi energi dan air. Melakukan langkah-langkah untuk mengurangi konsumsi energi dan air di sekolah, seperti mematikan lampu dan peralatan listrik yang tidak digunakan serta memperbaiki kebocoran air.

6. Penghijauan lingkungan sekolah. Menanamkan kesadaran akan pentingnya keberadaan taman dan ruang terbuka hijau di lingkungan sekolah. Mengajak siswa dan masyarakat sekitar untuk berpartisipasi dalam kegiatan menanam pohon dan perawatan taman.

7. Promosi gaya hidup berkelanjutan. Memberikan edukasi kepada seluruh warga sekolah tentang pentingnya gaya hidup berkelanjutan, termasuk penggunaan transportasi ramah lingkungan dan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Mewajibkan seluruh siswa dan warga sekolah untuk memakai piring / toples dan gelas atau membawa botol minuman dari rumah untuk bekal makan di sekolah dalam rangka mengurangi sampah plastik.

8. Pelaporan dan evaluasi. Tetapkan sistem pelaporan dan evaluasi berkala untuk memantau kemajuan program adiwiyata di sekolah. Dengan demikian sekolah dapat mengidentifikasikan area-area yang perlu diperbaiki dan menetapkan strategi perbaikan yang efektif.

Dengan mengimplementasikan langkah-langkah ini secara konsisten, kata Sri Supadmi, harapannya SMPN 2 Kusan Hulu dapat menuju kearah menjadi Sekolah Adiwiyata Tingkat Propinsi yang sukses dan berkelanjutan.

Serta dapat mengimbaskan ke sekolah-sekolah di sekitarnya dan menjadi pelopor dalam menjaga kelestarian lingkungan bagi seluruh warga masyarakat. (Didi)

 

Editor : Hasby