Penjelasan Polisi Terkait Pria Gantung Diri di Pengambangan
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Warga Pengambangan dibuat geger dengan temuan jasad seorang pria yang tergantung di Jalan Pengambangan Rt 05, Kelurahan Pengambangan, Kecamatan Banjarmasin Timur, Senin (22/4) pagi.
Pria tersebut berinisial MAA (32), seorang buruh bangunan, warga Jalan Veteran, Komplek A Yani I Rt 18, Kelurahan Pengambangan, Kecamatan Banjarmasin Timur.
Kapolsek Banjarmasin Timur, AKP Eru Alsepa melalui Kanit Reskrim, Ipda Partogi Hutahaean mengatakan, jasad MAA pertama kali ditemukan oleh pemilik rumah, yaitu Ahmad Junaidi.
“Saat Junaidi ingin membuka rumah miliknya yang sedang direnovasi itu, dia kaget karena MAA sudah dalam keadaan tergantung di tangga garasi rumahnya,” ujar Kanit Reskrim.
Baca juga:VIRAL! Pria Mondar-mandir di Tengah Jalan Sultan Adam Bikin Resah Warga
Lebih lanjut, Partogi memaparkan, MAA merupakan tukang atau buruh bangunan yang sedang melakukan renovasi terhadap rumah Junaidi.
“MAA ini memang tinggal dirumah tersebut untuk sementara waktu renovasi rumah itu. Sementara untuk pemilik Junaidi pemilik rumahnya baru menempati rumahnya itu,” papar Partogi.
“Junaidi tinggal di lantai satu, sementara untuk MAA itu menempati di lantai dua di atas garasi rumahnya,” lanjutnya.
Namun demikian, dari keterangan pemilik rumah, MAA ini sudah seminggu tidak tinggal di rumah tersebut, lantaran sedang memgurus surat-menyurat untuk melamar pekerjaan yang baru.
Kemudian, MAA ini baru kembali pada Minggu (21/4) kemarin untuk memberitahukan, kalau dirinya ingin melanjutkan pekerjaan renovasi tersebut.
“Saat hujan deras tadi malam, saksi juga sempat menemui MAA, untuk meminta agar menutupi bangunan yang terbuka tidak kebasahan,” tutur Partogi.
Kemudian, lanjut dia, saksi pun dibuat kaget pada keesokan harinya, karena mendapati MAA sudah dalam keadaan tergantung di tangga garasi rumahnya.
Melihat itu, Junaidi pun langsung melaporkan hal tersebut ke Ketua Rt setempat, dan juga pihak kepolisian.
Selang beberapa waktu, pihak kepolisian pun datang ke lokasi tersebut, lalu melakukan olah TKP.
Selanjutnya, jasad pria tersebut pun dievakuasi ke Ruang Instalasi Pemulasaran Jenazah RSUD Ulin Banjarmasin, guna menjalani visum.
“Dari keterangan keluarga korban yaitu pamannya, MAA ini sempat berkeluh-kesah kepada pamannya, kalau MAA ini ditinggalkan oleh temannya yang mengajak MAA untuk bekerja di tempat yang baru di luar Kalsel,” ucap Kanit.
“Namun hal ini juga belum bisa dipastikan menjadi penyebab terjadinya kejadian tersebut,” pungkasnya. (iqnatius aprianus)
Editor: Erna Djedi