Tewaskan Tujuh Pekerja Kemanusiaan, Militer Israel Pecat 2 Perwira Militernya

Pasukan Pertahanan Israel mengatakan serangan udara di Gaza yang menewaskan tujuh pekerja bantuan WCK pada hari Senin terjadi setelah pasukan Israel salah mengidentifikasi seorang pekerja WCK dalam konvoi tersebut sebagai pria bersenjata Hamas.

Blinken mengatakan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menunjukkan kepada Presiden Joe Biden dalam seruan mereka pada hari Kamis bahwa Israel akan melakukan perubahan lebih lanjut terhadap prosedurnya. Hal itu untuk memastikan bahwa mereka yang memberikan bantuan kepada orang-orang yang sangat membutuhkannya di Gaza terlindungi. 

Baca juga: Ukraina Klaim Hajar Enam Pesawat Rusia Menggunakan Drone

“Sangat penting bagi Israel untuk mengambil tanggung jawab penuh atas insiden ini. Penting juga bagi Israel untuk mengambil langkah-langkah untuk meminta pertanggungjawaban mereka yang bertanggung jawab,” kata Blinken.

“Yang lebih penting adalah memastikan bahwa langkah-langkah diambil untuk memastikan hal seperti ini tidak akan terjadi lagi.” tambahnya.

Blinken mengatakan AS akan “mencari tahu tidak hanya langkah-langkah apa yang diambil, tetapi juga hasil selanjutnya” dari potensi perubahan dalam operasi militer Israel. (Sidik Purwoko)

Editor: Sidik Purwoko