WARTABANJAR.COM, PALANGKA RAYA – Depresi menghadapi masalah keluarga, seorang perempuan diduga hendak mengakhiri hidup dengan melompat dari Jembatan Kahayan, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah.
Dikutip dari laman Emergerncy Respon Palangkaraya (ERP), kejadiannya Minggu (24/03/2024) sekira Pukul 20.44 WIB.
Saat itu, tim ERP menerima Laporan dari masyarakat melalui telepon ke Call Center ERP yang menyampaikan adanya seorang perempuan sedang menangis duduk di pinggir pembatas Jembatan Kahayan.
Menindaklanjuti laporan, Tim yang dipimpin Kabag Ops ERP, Yustinus Exaudi bersama 3 personil Divisi Penyelamatan Jiwa Manusia langsung menuju kelokasi laporan menggunakan Unit Ambulance ERP.
Baca juga: Viral! Bagarakan Sahur, Remaja Dugem dan Joget Erotis di Jembatan Rumpiang
Sekitar lima menit tim ERP tiba di lokasi dan melakukan assesment awal kepada pelapor serta melakukan pendekatan Persuasif kepada korban.
Bersama warga dan pemudi remaja gereja yang kebetulan melintas membantu menenangkan korban dan melakukan pendekatan kepada korban, dimana korban mengaku sedang menghadapi permasalahan dalam keluarga.
Pukul 21.30 WIB tim berkordinasi dengan piket SPKT Polresta Palangka Raya dan SPKT Polsek Pahandut serta memanggil Tim Satgas Perlindungan Perempuan dan Anak Kalimantan Tengah untuk kembali melakukan Pendekatan secara persuasif.
Setelah 10 menit melakukan pembicaraan, akhirnya korban beranjak dari pinggir jembatan dan dibawa ke Mapolsek Pahandut bersama Kak Widya Kumala dari tim Satgas PPA Kalteng untuk dilakukan treatnen psikologi awal agar korban tenang dan bisa mengungkapkan semua permasalahannya.







