Wartabanjar.comWARTABANJAR.COM, BANDA ACEH - Uni Emirat Arab (UEA) memberikan bantuan takjil gratis bagi masyarakat melalui Masjid Jami Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh . Tak tanggung-tanggung, masjid menyediakan 1.300 porsi bagi umat Islam yang berbuka puasa selama Ramadhan. Bantuan dari Arab itu disampaikan melalui Syekh Khalifah Al-Nahyan Foundation. Bukan hanya itu, bantuan pemerintahan Arab itu juga diperuntukkan kegiatan-kegiatan keagamaan yang dilakukan Masjid USK. “Ada banyak bantuan yang diberikan dari yayasan tersebut, mulai dari pembangunan masjid, penyediaan sapi untuk meugang, paket sembako, dan makanan berbuka,” kata Ketua Penyelenggara Buka Puasa Masjid Jami USK Muhammad Irham di Banda Aceh, Jumat. Dosen Fakultas Kelautan dan Perikanan USK Muhammad Irham menyebut, bantuan itu didapatkan karena hubungan pertemanan dengan salah satu sultan di UEA. Dari pertemanan itulah, sang sultan itu beritikad menyumbang sebagian dananya ke Indonesia. “Kebetulan teman saya adalah salah satu sultan di UEA dan dia ingin bersedekah serta menjalin ikatan silaturahmi,” katanya dikutip Wartabanjar.com. Dirinya mengatakan bantuan dari Syekh Khalifah Al-Nahyan Foundation itu selanjutnya untuk mendirikan dapur umum guna menyiapkan takjil gratis di Masjid Jamik USK selama Ramadhan. “Nominal bantuan pastinya tidak bisa disebutkan, karena ini amanah dari sultan, agar sedekah tidak dianggap ria,” ujarnya. Kegiatan di dapur umum itu diisi oleh Badan Kemakmuran Masjid (BKM) beserta 200 mahasiswa yang menjadi relawan setiap hari, menyiapkan takjil gratis. Mereka bekerja setiap hari dengan keikhlasan. Baca juga: Ratusan Ribu Data Pelanggan Diduga Bocor, Kominfo Surati Biznet Menu buka puasa yang disediakan mulai dari hari pertama hingga hari ke-14 Ramadhan, yakni ayam gulai, ikan sambalado, gulai/kari bebek, ikan bakar, ayam rendang, ayam bakar, gulai ikan, gulai ikan dengan telur sambalado, dan soto daging/ayam. Selain itu, ayam goreng tepung, kuah beulangong/gulai daging, gulai bebek putih, ikan goreng ditambah telur sambalado, dan sop daging. Selanjutnya, menu hari ke-15 Ramadhan diulangi seperti hari pertama. Pembagian takjil gratis ini tentu saja mendapatkan sambutan antusias dari masyarakat. Saat hari pertama bulan Ramadhan, panitia menyediakan 1.000 porsi takjil. Namun, jumlah pengunjung membludak keesokan harinya hingga ditambah menjadi 1.300 porsi. Dirinya berharap, pembagian takjil gratis bisa memberikan semangat masyarakat untuk berbondong-bondong meramaikan masjid untuk beribadah. “Tujuan utamanya adalah memakmurkan masjid, di samping juga nantinya dapat meningkatkan silaturahmi,” demikian Muhammad Irham Untuk diketahui, Syekh Khalifah Al-Nahyan Foundation merupakan yayasan yang didirikan Syekh Khalifah bin Zayed Al-Nahyan pada Juli 2007. Ia pernah menjabat sebagai Presiden ke-2 UEA selama 2004 hingga 2022. (Sidik Purwoko) Editor: Sidik Purwoko