“Untuk hari giliran Kabupaten Banjar, sebelumnya Pokdarwis Kota Banjarmasin, dan Kabupaten Barito Kuala juga sudah kita berikan pelatihan serupa,” tuturnya.
Dia berharap kegiatan ini bisa memberikan motivasi kepada Pokdarwis dalam mengelola destinasi wisata mereka sesuai dengan tujuh unsur Sapta Pesona.
Sementara itu, Kepala BPBD Provinsi Kalsel, Raden Suria Fadliansyah menuturkan, melalui kegiatan ini pihaknya ingin membuat kesadaran Pokdarwis tentang pentingnya menjaga keamanan dan kenyamanan pengunjung objek wisata.
“Ini sesuai dengan misi Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor yaitu menjaga lingkungan dan memperkuat ketahanan bencana. Dua hal tersebut sangat penting bagi sektor pariwisata dalam memberikan kenyamanan dan keamanan kepada pengunjung,” jelasnya.
Dalam mitigasi bencana, lanjutnya, pengelola objek wisata atau Pokdarwis hendaknya memahami peta rawan bencana dengan mengenali kondisi lingkungan sekitarnya.
“Dalam memahami peta rawan bencana pengelola Pokdarwis bisa kenali ancaman yang ada di sekitar lingkungan mereka, kemudian siapkan strateginya, ketahui masalahnya, dan carikan solusinya,” tuturnya.
Dia berharap, pengelola Pokdarwis bisa memahami cara mengamankan diri mereka sendiri, dan pengunjung yang datang.
“Semoga kawan-kawan Pokdarwis bisa memahami tata cara mitigasi bencana di objek wisata, Sehun bisa mewujudkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang berkunjung” tukasnya.(Sidik Pirwoko)







