Hujan Abu Vulkanik Gunung Marapi Sumbar, Warga Diminta Gunakan Masker

WARTABANJAR.COM, BUKITTINGGI – Terjadi peningkatan aktivitas Gunung Marapi yag berada di Sumatera Barat

Hujan abu vulkanik kembali disemburkan oleh Gunung Marapi.

Gunung Marapi mengeluarkan kepulan asap dan lontaran lava, gunung Marapi juga terjadi gempa vulkanik dangkal.

Hal itu dikonfirmasi oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) pada Kamis (25/1/2024).

Laporan PVMBG, gempa vulkanik dangkal yang terjadi, memicu terjadinya aliran magma dalam gunung Marapi.

Sementara warga di Bukit Tinggi merasakan hujan abu vulkanik Gunung Marapi.

Hal itu dampak dari hembusan Gunung Marapi sejak pukul 00.00-06.00, Kamis (25/1/2024).

“Jika terjadi hujan abu maka masyarakat diimbau untuk menggunakan masker,” kata Petugas pos pengamatan Gunung Marapi, Indra Saputra dalam keterangan tertulisnya dilansir PMJ News.

Ditambahkan Indra, masyarakat diminta untuk menggunakan penutup hidung dan mulut untuk menghindari gangguan saluran pernapasan (ISPA), serta perlengkapan lain untuk melindungi mata dan kulit.

Selain itu, agar mengamankan sarana air bersih serta membersihkan atap rumah dari abu vulkanik yang tebal agar tidak roboh.
Indra melaporkan terjadi 42 kali hembusan Gunung Marapi dengan tinggi kolom abu maksimal 300 meter dari puncak kawah.

Untuk itu, masyarakat di sekitar Gunung Marapi dan pendaki/pengunjung/wisatawan agar tidak memasuki Gunung Marapi.

“Masyarakat diimbau tidak melakukan kegiatan di dalam wilayah radius 4.5 km dari pusat erupsi (Kawah Verbeek) Gnung Marapi,” kata Indra dalam keterangan tertulisnya.

Baca Juga :   Surya Paloh Dipanggil Jokowi Dua Hari Setelah Pertemuan dengan Anies Baswedan

BERITA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERBARU HARI INI