Ingin Bergabung ke Como Pemain Indonesia Terkendala Regulasi di Liga Italia
WARTABANJAR.COM - Como 1907 sukses menjadi klub kejutan di Liga Italia Serie A karena mampu menempati empat besar klasemen Liga Italia seria A 2025-2026, di bawah Inter Milan, Napoli dan AS Roma.
Tim asuhan Cecs Fabregas ini pun berhak bermain di Liga Champions musim 2026-2027. Sukses ini turut memunculkan harapan besar bagi publik Indonesia.
Seperti diketahui, Como dipimpin pria asal Indonesia, Mirwan Suwarso. Namun demikian, dalam skaud Como, tak ada pemain berdarah Indonesia yang bermain di sana.
Baca Juga: Tak Cuma Cedera Jelang Piala Dunia 2026, Patung Raksasa Messi di India Akan Dirobohkan
Baca Juga: Catatan Akhir Bojan Hodak Sebagai Pelatih Persib, ‘Loyalitas Bobotoh’
Mirwan Suwarso mengungkapkan, dirinya kerap mendapat pertanyaan kenapa belum membawa pemain Tanah Air ke kompetisi kasta tertinggi Italia.
Menjawab hal tersebut, Presiden Como 1907 itu menegaskan peluang pemain Indonesia tetap terbuka, tetapi regulasi Serie A terkait pemain non-Uni Eropa (non-EU) menjadi tantangan yang sangat berat.
“Kalau peluang selalu pasti ada. Namun kendalanya seperti ini. Di Italia itu hanya boleh ada dua pemain non-Eropa, dua pemain asing,” ujar Mirwan dalam podcast YouTube Helmy Yahya Bicara, dikutip Rabu (27/5/2026).
Mirwan menjelaskan aturan tersebut bukan hanya berlaku di level tim utama, melainkan juga hingga level pemain muda dan akademi.
Artinya, setiap keputusan merekrut pemain non-Eropa harus diperhitungkan secara sangat matang, karena berkaitan langsung dengan slot jangka panjang klub.
“Kalau gua ngambil pemain muda usia 16 tahun, di tim senior jatahnya tinggal jadi satu. Jadi kita harus benar-benar mencari bakat yang paling bagus,” katanya.
Menurut Mirwan, persaingan mendapatkan slot non-Eropa di Serie A juga sangat ketat, karena Como harus bersaing dengan talenta dari negara-negara kuat sepak bola dunia, seperti Brasil, Argentina, Uruguay, hingga kawasan Afrika.
“Persaingannya bisa masuk dari Brasil, Argentina, Uruguay, atau Afrika. Jadi siapapun yang masuk ke sini harus benar-benar spesial,” ujarnya.