Ingin Bergabung ke Como Pemain Indonesia Terkendala Regulasi di Liga Italia
Ia mengungkapkan Como sebelumnya sempat merekrut pemain muda dari Irak dan Gambia.
Namun proses adaptasi di sepak bola Italia disebut tidak mudah, sehingga keduanya akhirnya tersingkir dari persaingan skuad.
Kini, pemain non-Eropa yang dimiliki Como merupakan pemain Brasil yang sebelumnya sudah memiliki pengalaman di klub-klub Eropa seperti Aston Villa dan Sevilla.
“Pilihan kami sekarang apakah mengambil pemain muda dengan bakat luar biasa, atau pemain berpengalaman yang bisa menjaga level tim,” katanya.
Meski belum menghadirkan pemain Indonesia ke skuad utama Como, Mirwan menilai kontribusi Indonesia di klub tersebut sebenarnya sudah berjalan melalui berbagai lini lain di luar lapangan.
Ia menyebut terdapat analis asal Bandung yang bekerja di Como, sementara legenda sepak bola Indonesia, Kurniawan Dwi Yulianto ,juga pernah menjadi bagian staf pelatih klub tersebut.
Selain itu, sejumlah pekerja Indonesia juga terlibat di sektor produksi kreatif dan media sosial klub.
“Kita lebih banyak memberikan kesempatan buat pelatih atau analis. Dari tim sosial media dan produksi juga ada orang Indonesia,” ujarnya.
Di bawah kepemimpinan Mirwan, Como memang berkembang bukan sekadar sebagai klub sepak bola biasa. Klub yang sempat bermain di Serie D itu kini menjelma menjadi salah satu proyek sepak bola modern paling menarik di Italia.
Mirwan mengungkapkan, Como dibangun menggunakan pendekatan berbasis data atau data-driven football management yang terinspirasi konsep Moneyball.
Como bahkan sempat bekerja sama dengan Billy Beane, sosok yang dikenal sebagai pelopor revolusi analisis data olahraga Amerika Serikat, dan kisahnya diangkat dalam film Moneyball.
Selain itu, Como juga mempelajari sistem milik Brighton dan Liverpool sebelum akhirnya membangun model sendiri.
“Kita menggunakan sistem data sebagai landasan semua keputusan sepak bola,” kata Mirwan.
Menurut dia, seluruh proses perekrutan pemain di Como dilakukan berlapis, mulai dari analisis data ribuan pemain, pemantauan tim pencari bakat, analisis perilaku, hingga evaluasi finansial.