WARTABANJAR.COM, BANJARBARU - Tiga hari menjelang kepulangan jamaah haji asal Kalimantan Selatan, Keloter 1 Debarkasi Banjarmasin dijadwalkan tiba di Bandara Internasional Syamsudin Noor.

Setibanya di Banua, para jamaah tidak langsung pulang ke rumah masing-masing.

Mereka terlebih dahulu menuju Asrama Haji Kelas I Banjarmasin, untuk mengikuti rangkaian penerimaan sebelum kembali ke daerah asal.

Humas Kanwil Kementerian Haji Kalimantan Selatan, Hidayaturrahman mengatakan, Keloter BDJ 01 asal Banjarmasin dijadwalkan mendarat sekitar pukul 03.15 Wita.

Baca Juga: Jemaah Haji 2026 Asal Indonesia Mulai Dipulangkan ke Tanah Air Besok 1 Juni

Baca Juga: Jemaah Haji 2026 Dapat Hadiah Spesial Mushaf Al-Quran Edisi Terjemahan dari Pemerintah Arab Saudi

“Insya Allah Keloter BDJ 01 asal Banjarmasin akan mendarat di Syamsudin Noor, pada tanggal 4 Juni 2026 pukul 03.15 Wita dini hari,” ujarnya, Senin (1/6/2026).

Dari bandara, rombongan haji bersama petugas akan langsung menuju asrama untuk menerima paspor yang telah mendapatkan stempel dari pihak imigrasi.

Selain itu, koper dan barang bawaan tidak dibagikan di asrama, melainkan langsung dikirim ke daerah asal bersamaan dengan kepulangan jamaah.

“Adapun barang bagasi akan diangkut ke daerah bersamaan kepulangan mereka ke daerah masing-masing, tidak dibagikan di asrama,” jelasnya.

Sementara itu, Dayat menyebutkan air zamzam untuk jamaah juga telah didistribusikan ke masing-masing kabupaten dan kota, sesuai jumlah jamaah yang berangkat ke Tanah Suci.

Setelah seluruh rangkaian penerimaan selesai, jamaah dan petugas akan menikmati jamuan khas Banua sebelum melanjutkan perjalanan pulang.

“Usai acara penerimaan, jamaah dan petugas dipersilakan menikmati jamuan soto Banjar yang disiapkan oleh pemerintah daerah,” ungkapnya.

Setelah itu, para jamaah diperbolehkan beristirahat di kamar asrama, sembari menunggu jadwal keberangkatan menuju daerah masing-masing.

”Mereka nantinya akan dipulangkan secara bersama-sama menggunakan bus yang telah disiapkan oleh pemerintah daerah setempat,” pungkasnya. (wartabanjar.com/Ikhsan)