Hal ini muncul karena ada kandungan antikoagulan pada air liur pinjal.
Saat air liur masuk ke dalam kulit dan aliran darah, gejala gatal, nyeri, bengkak, serta kulit kemerahan akan muncul.
Pada beberapa kasus, gigitan kutu kucing juga bisa menyebabkan manusia mengalami pusing, kesulitan bernapas, mual, serta nyeri pada dada.
Supaya kucing tidak terinfeksi kutu dan menggigit kamu, begini 3 Cara Mencegah Kutu pada Kucing Peliharaan yang perlu kamu lakukan.
Cara Mengatasi Gigitan Kutu Kucing pada Manusia
Kutu kucing bisa menyerang manusia.
Maka dari itu, salah satu cara untuk mencegahnya adalah dengan memastikan hewan peliharaan tidak terinfeksi kutu.
Caranya, selalu menjaga kesehatan dan kebersihan bulu kucing.
Selain itu, menjaga kesehatan hewan peliharaan secara keseluruhan juga bisa membantu.
Sementara itu, saat kutu kucing menggigit manusia, ada beberapa cara pertolongan pertama yang bisa dilakukan, di antaranya:
Kompres kulit yang tergigit kutu dengan es batu, tujuannya untuk meredakan gatal dan mengatasi bengkak.
Hindari menggaruk kulit yang terasa gatal.
Cuci permukaan kulit yang gatal atau digigit kutu kucing dengan sabun antiseptik.
Gunakan lotion khusus untuk meredakan gejala gatal dan kemerahan pada kulit.
Segera temui dokter jika muncul gejala penyakit parah dan mulai mengganggu aktivitas harian.
Kamu juga bisa menghubungi 5 Rekomendasi Dokter Hewan di Halodoc untuk membantu kamu mendapatkan solusi tepat mengatasi kutu kucing.
Itulah beberapa tips mengatasi gigitan kutu kucing pada manusia yang bisa kamu di rumah.
Ingat untuk selalu menjaga kebersihan bulu hewan peliharaan agar terhindar dari gigitan kutu. (berbagai sumber)
Editor: Erna Djedi







