WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Menjelang perayaaan Natal 2023 yang diawali dengan kebaktian malam nanti, Polda Kalsel lakukan sterilisasi di beberapa gereja di Kota Banjarmasin, Minggu (24/12) siang. Dalam kegiatan tersebut, ada sebanyak sepuluh titik gereja di Kota Banjarmasin yang menjadi fokus pihak Polda Kalsel untuk dilakukannya sterilisasi. Salah satu di antaranya, yaitu Gereja Katedral Keluarga Kudus Banjarmasin, yang ada di Jalan Lambung Mangkurat, Kelurahan Kertak Hanyar, Kecamatan Banjarmasin Tengah. [caption id="attachment_200932" align="aligncenter" width="696"] Anjing pelacak menyisir sudut-sudut gereja di Kota Banjarmasin menjelang kebaktian malam Natal 2023. (wartabanjar.com - Ist. Iqnatius Aprianus)[/caption] Kasatgas II Prefentif Ops Lilin 2023 Polda Kalsel, Kompol Alam Bawono mengatakan, kegiatan hari ini pihaknya melakukan sterilisasi yang di lakukan oleh Satuan Brimob dan Tim Unit Satwa K9 Polda Kalsel. Baca juga: Tungku Smelter PT ITSS di Morowali Meledak, Belasan Pekerja Tewas “Sudah kita lakukan sterilisasi di tiap-tiap bagian, baik itu bagian luar mau pun bagian luar gereja, bahkan juga sampai ke bagian pojok-pojoknya hingga kolong-kolong juga sudah kita lakukan pemeriksaan,” ujar Kompol Alam, kepada awak media. “Untuk hasilnya tidak ada ditemukan benda-benda yang berbahaya, seperi bom ataupun benda berbahaya, yang dapat mengganggu jalannya peribadahan umat nasrani nanti,” lanjutnya. Kompol Alam juga mengungkapan, dalam kegiatan sterilisasi kali ini, Polda Kalsel menurunkan sebanyak 20 personil Satuan Brimob, 16 personil Unit Satwa K9 Polda Kalsel, yang dibagi menjadi dua tim. “Jadi dalam sterilisasi, kita juga menurunkan anjing pelacak, dan juga alat pendeteksi benda-benda berbahaya seperti bom atau pun yang berbahaya lainnya, agar memaksimalkan hasil sterilisasi lebih baik lagi,” ungkap Kompol Alam. Lebih lanjut, Ia berharap, agar prosesi natal Tahun 2023 ini bisa berjalan dengan baik, aman, dan lancar. “Sehingga saudara kami dari umat nasrani ini bisa beribadah dengan aman, nyaman dan terkendali,” pungkasnya. (iqnatius aprianus) Editor: Erna Djedi