WARTABANJAR.COM, JAKARTA - Dua perempuan Indonesia masuk dalam jajaran 100 Wanita Berpengaruh Dunia versi majalah bisnis yang berbasis di Amerika Serikat, Forbes. Forbes kembali merilis daftar 100 wanita paling berpengaruh di dunia pada 2023 ini. Dua perempuan Indonesia yang masuk ke dalam jajaran 100 wanita paling berpengaruh di dunia versi Forbes pada tahun ini, yakni Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Dirut PT Pertamin, Nicke Widyawati. Sri Mulyani menduduki peringkat 47 wanita paling berpengaruh di dunia pada tahun ini. Baca juga: Lansia Bangladesh Ditangkap Polisi Aceh, Diduga Menyelundupkan Warga Rohingya Ia dipandang sukses meningkatkan pendapatan negara melalui reformasi perpajakan dengan memperluas layanan e-filing dan meningkatkan kepatuhan wajib pajak. Sri Mulyani juga dipandang sukses melaksanakan reformasi dan mempromosikan kesetaraan gender saat ia berada di Bank Dunia. Sri Mulyani yang juga pernah menjabat sebagai Menteri Keuangan Indonesia dari 2005 hingga 2010 juga dianggap sukses membantu memandu transisi Indonesia dari negara otokrasi ke demokrasi. Sementara, Nicke Widyawati, berada di peringkat 51 wanita paling berpengaruh di dunia pada tahun ini. Nicke disebut sukses mengemban tugas sebagai Chair Task Force Energy, Sustainability and Climate ketika Indonesia menjadi presiden G20 pada tahun 2022. Dirut Pertamina dinilai berhasil membawa tiga rekomendasi utama yakni Percepatan Transisi untuk Energi Berkelanjutan, Memastikan Transisi yang Tepat dan Berkeadilan dan Keterjangkauan Energi. Baca juga: Polri Siapkan Pola Rekayasa Lalu Lintas Antisipasi Macet Saat Libur Nataru Untuk papan atas wanita paling berpengaruh di dunia pada tahun ini ditempati oleh Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen, Presiden Bank Sentral Eropa Christine Lagarde, Wakil Presiden AS Kamala Harris dan Penyanyi-penulis lagu Amerika, Taylor Swift. "Pada tahun yang dibayangi oleh gejolak ketidakpastian dan ketidakstabilan, perempuan adalah yang paling berkuasa di dunia memanfaatkan pengaruh mereka di luar wilayah tradisional untuk mendorong transformasi besar. Dan itulah mereka," kata Wakil Presiden Eksekutif di Forbes Moira Forbes. (berbagai sumber) Editor: Erna Djedi