IDF Rekrut Arab Israel Jadi Tentara, Diduga Sebagai Taktik Pecah Belah
Ukuran Huruf:
IDF disebut sangat ahli untuk menjalankan strategi perekrutan anggotanya, di antara misinya adalah merekrut sebanyak mungkin warga Arab Israel.
Pandemi Covid-19 memainkan peran penting untuk IDF menarik hati masyarakat Arab di Israel.
[caption id="attachment_197273" align="alignnone" width="300"]
Pasukan tentara Israel (IDF) Brigade Golani sedang bertugas saat serangan Hamas belum lama ini. Foto ini diunggah di Facebook Israel Defence Forces (IDF) pada 25 Oktober 2023 lalu. Foto: Facebook/Israel Defence Forces[/caption]
"Selama pandemi, tentara IDF dikerahkan untuk mengantarkan makanan dan obat-obatan kepada orang lanjut usia dan orang sakit. Mereka mengambil bagian dalam kampanye kesadaran akan virus corona dan kemudian membantu mendirikan pusat vaksin dan sebagainya. Upaya IDF sangat dihargai oleh warga Muslim yang tinggal di desa dan kota tersebut. Bisa dibilang faktor ketakutan telah hilang, karena masyarakat dapat melihat dengan mata kepala sendiri betapa tanpa lelahnya IDF bekerja untuk menjaga seluruh penduduk Israel," ungkap pejabat senior IDF.
"Zaman telah berubah, generasi muda Arab Israel lebih sadar akan apa itu IDF dan apa yang dapat ditawarkan kepada mereka dalam hal peluang karir di angkatan bersenjata atau pendidikan lebih lanjut pasca-tentara. kehidupan. Masyarakat ingin bergabung dengan tentara untuk memperbaiki keadaan mereka dan pada saat yang sama mereka ingin berkontribusi dan memperkuat keamanan negara mereka, Israel," kata pejabat senior IDF dari Direktorat Ketenagakerjaan.
IDF terus melakukan upaya penjaringan pasukan besar-besaran dengan menyebarkan undangan ke para pemuda Muslim di Israel melalui berbagai sarana media sosial. (berbagai sumber)
Pasukan tentara Israel (IDF) Brigade Golani sedang bertugas saat serangan Hamas belum lama ini. Foto ini diunggah di Facebook Israel Defence Forces (IDF) pada 25 Oktober 2023 lalu. Foto: Facebook/Israel Defence Forces[/caption]
"Selama pandemi, tentara IDF dikerahkan untuk mengantarkan makanan dan obat-obatan kepada orang lanjut usia dan orang sakit. Mereka mengambil bagian dalam kampanye kesadaran akan virus corona dan kemudian membantu mendirikan pusat vaksin dan sebagainya. Upaya IDF sangat dihargai oleh warga Muslim yang tinggal di desa dan kota tersebut. Bisa dibilang faktor ketakutan telah hilang, karena masyarakat dapat melihat dengan mata kepala sendiri betapa tanpa lelahnya IDF bekerja untuk menjaga seluruh penduduk Israel," ungkap pejabat senior IDF.
"Zaman telah berubah, generasi muda Arab Israel lebih sadar akan apa itu IDF dan apa yang dapat ditawarkan kepada mereka dalam hal peluang karir di angkatan bersenjata atau pendidikan lebih lanjut pasca-tentara. kehidupan. Masyarakat ingin bergabung dengan tentara untuk memperbaiki keadaan mereka dan pada saat yang sama mereka ingin berkontribusi dan memperkuat keamanan negara mereka, Israel," kata pejabat senior IDF dari Direktorat Ketenagakerjaan.
IDF terus melakukan upaya penjaringan pasukan besar-besaran dengan menyebarkan undangan ke para pemuda Muslim di Israel melalui berbagai sarana media sosial. (berbagai sumber)
Editor: Yayu