Israel Mengamuk Usai Gencatan Senjata Berakhir, Hamas Minta Media Lihat Langsung Genosida di Gaza
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, GAZA - Gencatan senjata Israel dengan Hamas di Jalur Gaza, Palestina, resmi berakhir menyusul tidak ada pembaruan kesepakatan antara keduanya soal perpanjangan jeda pertempuran hingga detik-detik terakhir pada Jumat (1/12).
Dilansir Aljazeera, jet-jet tempur Israel mulai terdengar terbang kembali di atas langit Gaza.
Wartawan Aljazeera, Tareq Abu Azzoum, melaporkan gempuran Israel bahkan tak hanya terjadi di utara Gaza tapi juga ke daerah Khan Younis di Jalur Gaza selatan.
Kendaraan militer Israel juga melepaskan tembakan di barat laut Gaza.
Tidak hanya itu, beberapa outlet berita Palestina melaporkan bahwa suara tembakan dan ledakan terdengar di utara Gaza.
Sementara itu kelompok pejuang Palestina, Hamas, meminta media untuk meningkatkan kehadiran di Jalur Gaza dan melihat tingkat kehancuran yang disebabkan oleh serangan Israel di wilayah tersebut.
"Kami menyerukan jurnalis dan lembaga media internasional untuk mengintensifkan kehadiran mereka di Jalur Gaza untuk melihat sejauh mana kehancuran dan tanda-tanda genosida yang dilakukan oleh kekuatan pendudukan (Israel) dan tentara Nazi terhadap anak-anak, warga sipil yang tidak berdaya, dan seluruh infrastruktur,” kata Hamas.
Hamas merujuk penemuan puluhan jenazah warga sipil Palestina di bawah reruntuhan di daerah Sabra dan daerah lain di Kota Gaza, serta sangat besarnya skala kerusakan pada Universitas Islam yang merupakan salah satu lembaga ilmiah terpenting. (berbagai sumber)
Editor: Erna Djedi