Jangan biarkan mereka ada di samping bahkan di depan dan belakang.
Selanjutnya amati, apakah kedua pelaku membawa senjata atau tangan kosong.
Jika kita sudah pastikan itu, maka ketika kedua pelaku mendekat bersamaan, kita harus bergeser ke arah salah satu pelaku sehingga menyulitkan langkah pelaku kedua karena posisi tidak linier lagi dengan kita.
Kalau pelaku sudah dalam jarak ‘tembak,’ maka kita serang bagian vital tubuh lawan.
Misal pukul hidungnya, hantam tenggorokannya atau pukul matanya.
Bisa pula tendang lututnya atau tulang keringnya.
Pastinya, harus banyak simulasi untuk memperlancar teknik menghadapi aksi dua pelaku.
Sebaiknya pula saat latihan gunakan peralatan pengaman agar tidak menimbulkan cedera.
Tonton video tutorial lengkapnya berikut ini:
(*)
Editor: Yayu







