Di Liga Champions Como Akan Tetap Main Menyerang, Kalah 0-5 Tidak Apa-apa
WARTAHBANJAR.COM - Bos Como 1907, Mirwan Suwarso, menegaskan klubnya akan tetap mempertahankan filosofi permainan menyerang, saat nanti tampil di Liga Champions, kendati bakal bertemu tim-tim kuat Eropa.
Como akan mewakili Liga Italia untuk mentas di Liga Champions 2026-2027. Skuat Cesc Fabregas mendapatkan tiket ke kompetisi paling elite antarklub Eropa setelah finis di peringkat 4 klasemen Liga Italia Serie A musim lalu.
I Lariani menyelesaikan kompetisi 2025-2026 dengan reputasi sebagai tim yang selalu bermain proaktif. Nico Paz cs selalu berusaha bermain menyerang, walaupun ada risiko bisa kalah jika diserang balik oleh lawan.
Salah satu contoh kejadian di mana Como tetap menyerang tetapi kalah, adalah saat dibantai Inter Milan dengan skor 0-5.
Akan tampil di Liga Champions, klub milik Grup Djarum itu dipastikan akan bertemu klub-klub Eropa yang kualitasnya setara atau bahkan lebih bagus daripada Inter.
Baca Juga: Jadwal Liga Italia Sudah Dirilis, Como Main Tandang di Tiga Pekan Awal
Demi mendapatkan hasil, akan muncul godaan untuk bermain lebih bertahan. Pasalnya, di atas kertas ada perbedaan kualitas tim yang signifikan antara Como dengan tim-tim seperti Real Madrid, Barcelona, Bayern Muenchen, atau bahkan PSG.
Kalau "adu banteng", kemungkinan besar I Lariani akan mengalami nasib seperti waktu dikalahkan Inter dengan sangat telak.
Akan tetapi, ide untuk bermain lebih bertahan supaya mendapatkan hasil di Liga Champions, ditepis oleh Presiden Como, Mirwan Suwarso.
Dia menyatakan klubnya akan berusaha tetap mempertahankan pendekatan menyerang. "Peran Como di Liga Champions nanti? Saya tidak tahu, kita akan lihat bersama-sama," kata Miewan seperti dikutip dari TMW.