Sedangkan kondisi cuaca di Prov Kalsel sendiri dipengaruhi oleh gabungan dari berbagai faktor meteorologi salah satunya yakni ENSO (El Nino-Southern Oscillation) – Anomali suhu permukaan laut di Samudera Pasifik di pantai barat Ekuador dan Peru yang lebih tinggi daripada rata-rata normalnya.
Sementara itu, Kepala Klimatologi BMKG Kalsel, Goeroeh Tjiptanto menyebutkan potensi hujan di wilayah Kalsel saat ini hingga beberapa hari ke depan masih tergolong rendah.
“Saat ini curah hujan di Kalsel pada kategori rendah, tepatnya mulai pertengahan Juli lalu dan sifat hujannya di bawah normal sehingga ketersediaan air di permukaan terbatas akibatnya tumbuhan cepat layu, mengering dan mudah terbakar dengan pemicu aktivitas manusia,” ujar Goeroeh Tjiptanto. (MC Kalsel)
Editor Restu







