Sementara itu, Kepala Tahura Sultan Adam, Ainun Jariah menyampaikan, peserta yang berumur 11 hingga 15 tahun akan datang pada 10 dan 11 Juli 2023 dan peserta putri akan melakukan moving camp dari Tahura menuju puncak Tengger Tahura Sultan Adam melalui jalan Pangeran Suryanata dengan jarak tempuh sekitar 13,9 Km serta peserta putra akan melakukan olahraga permainan tradisional, seperti Enggrang, Terompah Panjang, Gebuk Bantal, Tarik tambang, Balogo, Sumpitan, Panahan Tradisional, Lari Balok, Hadang dan Ketapel.

“Kemudian, pada 12 Juli giliran peserta putra akan moving camp dengan rute yang sama dengan waktu sekitar 27 menit dan untuk arah turun menempuh jarak 4,78 Km dari Puncak Tengger Tahura Sultan Adam menunju Sub Camp via Bukit Tirai Hujan serta istirahat peserta diperkirakan sekitar dua jam. Para peserta Kemah Bela Negara juga akan melakukan penanaman mangrove di lokasi Tahura Sultan Adam,” ungkap Ainun.

Diutarakan Ainun, dari kegiatan Kemah Bela Negara Nasional ini Tahura Sultan Adam bisa lebih dikenal masyarakat luas sehingga dapat menarik minat wisatawan luar daerah dan meningkatan pendapatan asli daerah.

“Kita tahu banyak spot yang bisa dilihat disini, tidak hanya potensi wisata tetapi Tahura Sultan Adam memiliki kawasan pelestarian alam berupa hutan konservasi dan perlindungan flora dan fauna,” kata Ainun. (edj/mc)

Editor: Erna Djedi