Sadis! Malam Takbiran Pria Ini Gorok Leher Istri Hingga Tewas, Faktor Ekonomi dan Cemburu
WARTABANJAR.COM, LEBAK - Di saat umat Islam bersuka cita menyambut malam takbiran, tragedi memilukan terjadi di sebuah keluarga di Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, Banten.
Malam takbiran Idul Adha 1444 H, warga Desa Warung Kadu, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak digegerkan dengan pembunuhan seorang istri yang diduga dilakukan oleh suaminya sendiri.
Diduga, pelaku berinisial DD membunuh istrinya yang berinisial RN dengan cara menggorok leher istrinya hingga langsung tewas di tempat.
Peristiwa sadis ini dilakukan pelaku diduga karena faktor ekonomi dan cemburu.
Baca juga:
Pria di HKSN Tilep Urang Puluhan Juta untuk Biaya Nikah, Korban Dijanjikan Deko Mobil Harga Murah
Tak lama setelah melakukan pembunuhan terhadap istrinya, pelaku lantas melarikan diri.
Warga yang emosi lantas menyebarluaskan informasi melalui pesan berantai WhatsApp agar siapapun yang melihat pelaku segera menangkapnya.
Namun, tak lama setelah melakukan perbuatan sadis terhadap istrinya, pelaku DD didapati juga menggorok lehernya sendiri, di wilayah Warung Kerupuk, Kecamatan Cikotok, Lebak, Banten, hingga menyebabkan luka parah dan sekarat.
Kapolsek Cibeber Iptu Heri Susanto membenarkan, kejadian suami yang gorok istrinya hingga tewas tersebut.
“Benar, korban atasnama Renalia Saptiana (28) sedangkan pelakunya bernama Didi Hardiana (30) yang tak lain adalah suaminya,” kata Heri saat dihubungi, Kamis (29/6/2023).
Baca juga:
Shalat Idul Adha di Al-Zaytun, Shaf Tetap Berjarak 1 Meter Antar Jemaah
Disebutkan, kejadiannya Kamis dini hari sekira pukul 00.30 WIB.
Pembunuhan itu diketahui saat ayah korban yang tinggal satu rumah mendengar suara berisik di bagian belakang.
Penasaran, ayah korban mengecek kebelakang dan melihat putrinya keluar dari dalam kamar yang berada di bagian belakang dengan kondisi berlumur darah.
Melihat kondisi speertu itu, ayah korban pun melihat pelaku lari dari dalam kamar menuju luar rumah. Ayah
korban pun langsung keluar rumah dan meminta pertolongan kepada warga sekitar untuk mengejar dan menangkap pelaku yang ketahuan lari. (berbagai sumber)
Editor: Erna Djedi