Pemilik toko ponsel pun kemudian pura-pura bertanya nomor rekening dengan alasan takut salah kirim.

Saat pedagang ponsel menanyakan nomor rekening, pedagang kembang tahu sepertinya tidak ingin percakapan di ponsel itu didengar oleh si penipu.

Beberapa kali ia menempelkan telunjuk ke bibir agar pemilik ponsel tidak berbicara terlalu nyaring.

Rupanya si penipu sudah mewanti-wanti agar tidak memberitahu kepada siapapun.

Di saat bersamaan ada seorang pria tua hendak berbelanja di toko ponsel itu.

Pria tua itu dan pemilik ponsel kemudian berusaha menyadarkan pedagan kembang tahu.

Pria tua itu menepuk-nepuk punggung pedagang kembang tahu agar sadar. Pria tua ini juga membacakan ayat Alquran dan menyuruh pedagang tahu membaca istighfar.

Setelah terus diingatkan oleh pria tua dan pemilik toko ponsel, pedagang kembang tahu itupun sepertinya mulai tersadar.

Ia kemudian mengambil kembali uang yang sebelumnya akan ia transfer. (edj)

Editor: Erna Djedi