Zelenskyy pada hari Selasa bertemu dengan petinggi militer untuk membahas situasi medan perang serta prospek pasokan senjata baru dan persiapan pasukan.

“Kita harus mempercepat laju pasokan senjata karena setiap hari keterlambatan adalah nyawa tentara kita,” kata Zelenskyy di Facebook.

Kepala intelijen militer Ukraina, Mayor Jenderal Kyrylo Budanov, dalam sebuah wawancara dengan RBC-Ukraina yang dirilis Senin, menggambarkan serangan balasan yang direncanakan sebagai "pertempuran penting dalam sejarah modern Ukraina" yang akan membuat negara itu "merebut kembali wilayah-wilayah penting".

Sementara itu pada hari Selasa, Presiden Rusia Vladimir Putin menandatangani dekrit yang memungkinkan Moskow untuk mengambil kendali sementara atas aset asing jika aset Rusia di luar negeri disita, kantor berita TASS melaporkan.

TASS mengatakan dekrit tersebut menyebutkan divisi Rusia Uniper SE dan aset Fortum Oyj.y Finlandia. (edj)

Editor: Erna Djedi