Dr Syaukani menjelaskan, kondisi menunggu perizinan operasional CT Scan yang dikeluarkan oleh Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) RI ini tidak hanya dialami oleh RS Sultan Suriansyah, tetapi juga beberapa rumah sakit lainnya di Indonesia. Dia juga menjelaskan, pengadaan CT Scan tersebut sudah ada usulannya sejak 2020 mengingat sangat dibutuhkan oleh rumah sakit, namun baru terealisasi di tahun 2022 lalu. (has)

Editor : Hasby