Tetap Sehat di Bulan Ramadhan Menurut Konsultan Gastroenterologis

WARTABANJAR.COM – Ketika berpuasa dari fajar hingga senja selama bulan suci Ramadhan, banyak orang dapat mengabaikan pentingnya pola makan yang baik dan makan berlebihan atau gagal mencerna nutrisi yang cukup untuk hari itu.

Dr. Mohammed Baker Alawamy, seorang konsultan gastroenterologis dewasa dan ahli endoskopi terapeutik dari Johns Hopkins Aramco Healthcare, menyoroti beberapa cara menjaga kesehatan di bulan Ramadhan ini melalui diet dan olahraga.

“Minumlah banyak air, cobalah untuk membatasi jumlah gula rafinasi dalam makanan Anda, dan perhatikan jumlah protein yang Anda konsumsi,” kata Alawamy.

Banyak orang menemukan diri mereka makan berlebihan selama bulan Ramadhan sementara yang lain mengeluhkan penurunan berat badan karena asupan kalori yang lebih rendah.

Tujuan kesehatan yang ideal saat berpuasa adalah menemukan keseimbangan yang tepat yang memberi tubuh nutrisi yang tepat untuk menyelesaikan puasa.

Aturan praktis saya adalah 1 gram protein untuk setiap kilogram berat badan untuk mengurangi kehilangan otot selama bulan puasa Ramadhan, kata Alawamy.

Tujuan kesehatan yang ideal saat berpuasa adalah menemukan keseimbangan yang tepat yang memberi tubuh nutrisi yang tepat untuk menyelesaikan puasa.

Banyak orang yang tidurnya terganggu karena tradisi menghabiskan larut malam bersama keluarga dan teman. Menjaga tidur yang baik juga penting di bulan Ramadan.

Bulan suci Ramadhan adalah salah satu waktu terbaik untuk menciptakan reset bagi tubuh dengan perubahan kebiasaan termasuk menghindari makanan yang tidak sehat.

Saat memilih minuman sahur atau buka puasa yang tepat untuk dikonsumsi, banyak orang yang memilih smoothie karena percaya bahwa itu adalah pilihan sehat yang akan memuaskan rasa lapar mereka sepanjang hari.

“Apa yang biasanya saya katakan kepada pasien saya, jenis kalori terburuk yang dapat Anda konsumsi adalah yang mudah diserap, tidak memuaskan rasa lapar Anda, dan padat kalori,” kata Alawamy.

Alawamy menjelaskan bahwa sebagian besar makanan padat kalori tersebut antara lain jus, smoothies, dan es krim.

“Tentunya Anda bisa membuat smoothie yang seimbang dan bernutrisi tinggi, tapi kebanyakan orang menggunakan buah beku, menambahkan gula atau es krim, dan tidak memasukkan banyak serat ke dalam campuran itu,” ujarnya.