Lebih lanjut Opik mengatakan, dengan KM Lambelu dan KM Bukit Siguntang menjalani perawatan bersamaan, maka trayek di wilayah tengah Indonesia akan mengalami kekosongan kapal PELNI hingga waktu perawatan keduanya selesai.
“Kami berharap pelanggan setia kami dapat menyesuaikan jadwal perjalanannya hingga kedua kapal tersebut selesai menjalani perawatan dan kembali siap melayani rute tersebut. Kami upayakan jadwal perawatan tepat waktu dan pelanggan kami dapat kembali berlayar dengan kapal PELNI,” imbuhnya.
Sebagai informasi, Angkutan Lebaran 2023 akan berlangsung selama periode 7 April hingga 8 Mei 2023. Selama periode tersebut, PT PELNI akan menyiapkan 26 kapal penumpang untuk melayani 70 pelabuhan singgah dan 42 kapal perintis untuk melayani 273 pelabuhan singgah.(aqu/rls)
Editor Restu












