"Apabila malam Nisfu Syakban (pertengahan bulan Syakban), maka sholatlah di malam harinya dan berpuasalah di siang harinya. Sesungguhnya Allah turun ke langit bumi pada saat itu ketika matahari terbenam, kemudian Dia berfirman: "Adakah orang yang meminta ampun kepada-Ku, maka Aku akan mengampuninya? Adakah orang yang meminta rezeki maka Aku akan memberinya rezeki? Adakah orang yang mendapat cobaan maka Aku akan menyembuhkannya? Adakah yang begini, dan adakah yang begini, hingga terbit fajar." (HR Ibnu Majah)

 Malam Nisfu Syakban Insya Allah akan jatuh pada Malam Rabu, 7 Maret 2023.

Menghiasa ibadah pada malam Nisfu Syakban dengan :

• Sholat berjamaah sekaligus Ba'diyah

• Membaca Surah Yasin 3 kali (Dengan niat : Meminta dipanjangkan umur dalam taat, Meminta diluaskan rezeki yang halal, tayyib dan berkah, serta meminta ketetapan iman dan islam hingga akhir hayat

• Sholat Tasbih empat rakaat (dua kali salam)

• Sholat hajat

• disambung sholat Isya berjamaah

• Membaca Tasbih Nabi Yunus as (Laa ilaaha illaa anta, subhaanaka, innii kuntu minadz dzaalimiin)

Malam Nisfu Syakban ada memiliki beberapa nama lain seperti disebutkan Lailatul Qismah (Malam Pembagian Mandat), Lailatul Takfir (Malam dihapus dosa), dan juga Lailatul Ghufro (Malam keampunan) maksudnya Allah SWT memberi ampunan kepada seluruh hamba-hambanya, baik mereka yang memghidupkan peribadatan sunat pada malam Nisfu Syakban ataupun mereka yang hanya mengerjakan ibadah wajib saja, terkecuali mereka yang melakukan suatu kemaksiatan yang menyebabkan terhalangnya ampunan Allah kepada seorang hamba.

Baca Juga : Tim Falakiyah Kemenag Aceh Pastikan Nisfu Syakban pada 8 Maret

Diantara maksiat yang menghalangi ampunan Allah pada Malam Nisfu Syakban ialah :

• Musyrik

• Musyahi (Provokator)

• Mereka yang berbantah-bantahan

• Memutus tali silaturrahim

• Mereka yang mengekali minum arak atau obat yang memabukkan

• Mereka yang melakukan Zina

• mereka yang melakukan Riba

• mereka yang memiliki ilmu sihir, Dukun (Menggunakan Jin), teluh, santet, dan perang maya