Selain membawa sejumlah perlengkapan, Tim Basarnas juga membawa anjing pelacak.
Direktur Perlindungan WNI, Kementerian Luar Negeri, Judha Nugraha, memimpin langsung upaya pencarian tersebut.
Dua WNI yang belum bisa dihubungi tersebut berprofesi sebagai pekerja spa terapis.
Informasi dari masyarakat Indonesia di Diyarbakir yang dekat dengan kedua WNI tersebut menyebutkan bahwa keduanya tinggal di Apartemen Galleria saat terjadinya gempa.
Sementara itu apartemen tersebut diketahui adalah salah satu dari ratusan gedung bertingkat yang mengalami keruntuhan total. (edj)
Editor: Erna Djedi











