Karena itu, kemungkinan tertular COVID-19 masih tetap ada, dan hal tersebut harus dijaga serta diantisipasi.
“Jangan sampai nanti kita datang dari kota, orang tua belum divaksin dan mudah tertular dan terinfeksi,” ujar Syahril.
Sementara itu Juru Bicara Pemerintah dan Duta Adaptasi Kebiasaan Baru, Reisa Broto Asmoro juga mengingatkan kepada masyarakat untuk menghindari akses vaksinasi di waktu yang mepet dengan agenda mudik maupun perayaan Lebaran.
Menurut Reisa, antibodi yang diperoleh oleh tubuh manusia setelah vaksin COVID-19 baru bereaksi setelah tiga sampai empat pekan usai disuntik.
“Jangan mepet-mepet, butuh waktu tiga sampai empat pekan mulai muncul antibodi yang maksimal, jadi sebelum mudik mungkin sekarang waktu yang tepat, kalau sudah jeda enam bulan booster pertama buruan deh booster kedua. Jangan sampai nanti mau mudik baru vaksin,” ujar Reisa.
Editor Restu







