WARTABANJAR.COM, MARTAPURA - Keluhan warga Desa Limamar, Kecamatan Astambul, Kabupaten Banjar terkait sulitnya mendapatkan air bersih akhirnya mendapat solusi.

Setelah diusulkan sejak 2023, Desa Limamar kini mendapat bantuan pembangunan sumur bor, melalui program Polri Peduli Air Bersih.

Pembangunan sumur bor tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih bagi ratusan warga yang selama ini kerap mengalami kesulitan, terutama saat musim kemarau.

Pambakal Desa Limamar, Syaiful Akrabin, mengatakan persoalan air bersih sudah lama menjadi keluhan masyarakat di wilayahnya.

”Untuk memperoleh air tersebut kadang-kadang ada yang dapat satu ember, ada yang enggak jalan,” ujarnya saat ditemui, Rabu (17/6/2026).

Menurutnya, Desa Limamar sebenarnya telah memiliki program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas), namun manfaatnya belum dirasakan secara maksimal oleh seluruh warga.

Keluhan warga terkait air bersih bahkan kerap disampaikan langsung kepada pemerintah desa.

Baca Juga: Antisipasi Kemarau, Polda Kalsel Bangun 11 Titik Sumur Bor di Sejumlah Wilayah

Baca Juga: Air Bersih Kebutuhan Dasar, Pemkab Banjar Apresiasi Program Sumur Bor Polri

”Kemarin ada beberapa warga yang datang langsung ke rumah ulun mengeluhkan masalah air. Karena katanya enggak nyampai satu ember,” ucapnya.

Berangkat dari kondisi tersebut, pemerintah desa terus mengupayakan berbagai cara agar bantuan sumur bor dapat direalisasikan.

”Kita laksanakan, kita ajukan proposal segala macam di tahun 2023. Lalu sampai sekarang alhamdulillah dari Kapolda ada kabar baik memberikan bantuan sumur bor,” ungkapnya.

Saat ini proses pengeboran masih berlangsung. Hingga hari kedua pengerjaan, kedalaman sumur telah mencapai sekitar 57 meter, dan ditargetkan selesai dalam waktu sekitar 10 hari.

Syaiful menyebut, sumur tersebut ditargetkan memiliki kedalaman lebih dari 80 meter, agar kualitas air yang dihasilkan tetap baik.

”Ideal 88 meter, 80 meter ke bawahlah, maksudnya 90 meter ke bawah,” tuturnya.

Apabila rampung, fasilitas tersebut diperkirakan akan memberikan manfaat bagi sekitar 399 warga yang tersebar di 106 rumah di Desa Limamar.