Baru Dikontrak 4 Bulan, Barito Putera Pecat Pelatih Rodney Goncalves
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Baru seumur jagung, sekitar empat bulanan dikontrak, PS Barito Putera resmi memberhentikan pelatih Rodney Goncalves.
Sebagaimana diketahui, Rodney Goncalves mulai dikontrak PS Barito Putera menjelang akhir September 2023 mengisi kekosongan posisi pelatih setelah mundurnya Dejan Antonic.
Namun, rentetan hasil buruk yang diraih Barito Putera pada putaran kedua Liga 1 BRI 2022-2023, hingga terbenam di dasar klasemen, membuat Rodney pun jadi sorotan.
Dari 20 laga yang dilakoni, tim berjuluk Laskar Antasari meraih 3 kemenangan, 7 hasil seri, dan 10 kekalahan dengan mengoleksi 16 poin.
Situasi tak nyaman ini membuat manajamen mengambil keputusan berat, mengakhiri kerjasamanya dengan sang juru taktik, Rodney Goncalves.
Baca juga: Hasnuryadi Lolos Calon Waketum dan Anggota Exco PSSI, Bakal Bertarung di KLB
Kepada media, pelatih asal Brazil ini mengatakan, berakhirnya kerjasama merupakan kesepakatan yang diambil secara bersama-sama antara dirinya dengan manajemen.
"Sejak saya bergabung, hubungan dengan manajemen, pemain dan staf pelatih sangat baik. Namun, sampai saat ini kita belum meraih hasil terbaik. Saya mengerti, saat tak ada hasil memang harus ada perubahan," ujarnya, Kamis (2/2/2023) melalui rilis di laman resmi PS Barito Putera.
Meski merasa sedih dan tak nyaman dengan situasi seperti ini, coach Rodney berharap, Barito Putera dapat meraih hasil terbaik untuk laga-laga selanjutnya sepeninggal dirinya.
"Saya juga berharap, bisa kembali lagi bersama Barito Putera di masa-masa mendatang dalam situasi yang tentunya lebih baik lagi.
CEO Barito Putera, H Hasnuryadi Sulaiman menjelaskan, keputusan berpisah yang disepakati kedua belah pihak tersebut murni karena persoalan prestasi.
"Kami sangat berterimakasih atas apa yang sudah dilakukan Coach Rodney," ucapnya.
Lanjut Bang Hasnur sapaan akrabnya, Rodney datang di tengah kompetisi BRI Liga 1 2022/2023 untuk melanjutkan tugas Dejan Antonic yang dipecat karena prestasi buruk.
"Dalam keadaan sulit dia datang, dimana kita sangat mengerti situasinya seperti apa," tutur bang Hasnur.