Setahun Kuasai Afghanistan, Kini Anggota Taliban Ramai-ramai Tukar Senjata Demi Buku Pelajaran
Mereka menekankan ajaran syariah atau apa pun yang dianggap tak melanggar ajaran Islam versi kelompok ini.
Mubariz pun buka suara soal Taliban yang sempat melarang pendidikan untuk perempuan.
"Secara personal, sebagai pemuda, pelajar, dan anggota Emirat Islam, saya kira mereka punya hak untuk pendidikan," kata Mubariz.
Ia kemudian berujar, "Mereka bisa melayani negara kami dengan cara yang kami lakukan. Negara ini butuh mereka sebagaimana kami dibutuhkan."
Pemikiran baru dari milisi ini bak mendobrak pandangan konservatif Taliban yang dianggap menolak pendidikan.
Banyak anggota Taliban hanya mengenyam pendidikan tingkat madrasah.
Juru bicara pemerintah Taliban, Bilal Karimi, mengatakan hasrat para anggotanya untuk kembali ke sekolah menunjukkan bahwa warga Afghanistan mendambakan pendidikan.
"Banyak mujahidin termotivasi, [mereka] yang belum menyelesaikan pendidikannya mendaftar di institusi pendidikan dan sekarang mereka belajar pelajaran kesukaan," kata Karimi. (berbagai sumber)
Editor: Yayu Fathilal
Baca Juga:
Jadwal Penampilan Rhoma Irama dan Soneta Group Malam ini Di Kiram Park Kabupaten Banjar