WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- Bulan Agustus kali ini sangat istimewa karena langit akan kedatangan supermoon atau purnama terakhir di 2022.
Fenomena ini akan bisa kita saksikan pada 12 Agustus 2022 nanti.
Pada minggu kedua di bulan Agustus ini, posisi Bulan akan berada di titik paling dekat dengan Bumi sehingga muncul fenomena Bulan purnama.
Supermoon ini akan membuat Bulan tampak lebih terang dari biasanya.
Menurut Space.com, Senin (8/8/2022), supermoon keempat dan terakhir tahun 2022 ini diprediksi terjadi pada Kamis (11/8/2022) sekitar pukul 21.36 EDT dan 18.36 PDT atau Jumat (12/8/2022) pukul 01.36 WIB.
Fenomena supermoon di bulan Agustus sering juga disebut dengan istilah Sturgeon Moon karena istilah Sturgeon diambil dari spesies ikan air tawar berukuran besar yang banyak ditemukan di danau dan paling mudah ditangkap saat bulan Agustus.
Selain itu, fenomena ini juga memiliki nama lain seperti Bulan Jagung Hijau Penuh (Corn Full Moon), dan Bulan Blueberry (Blueberry Moon) berdasarkan Farmer’s Almanac.
Baca Juga:
Dua Mobil dan Satu Sepeda Motor Rusak Parah Usai Alami Kecelakaan di Trans 300 Jorong, Pelaihari
Pertunjukan Bulan yang mempesona ini kemungkinan malah bakal mengganggu para pemburu hujan meteor sebab supermoon 12 Agustus nanti akan berbarengan dengan salah satu hujan meteor paling dinanti tahun ini, yaitu hujan meteor Perseid.
Fenomena hujan meteor Perseid merupakan salah satu hujan meteor paling terang tahun ini dengan puncaknya sekitar tanggal 9-13 Agustus 2022.
Hujan meteor ini diprediksi mencapai 60 hingga 100 meteor per jam yang tampak di langit gelap.
Namun saat puncak hujan meteor ini terjadi, Bulan juga akan berada dalam fase penuhnya sehingga berdampak pada polusi cahaya besar di sebagian malam selama puncak hujan meteor Perseid.
Penyebab Terjadinya Supermoon







