WARTABANJAR.COM - Video anggota TNI dikeroyok sopir angkot di Sukabumi viral di media sosial.

Dalam video berdurasi 0.41 detik tampak puluhan anggota TNI turun dari truk menuju satu arah.

Dilansir akun Instagram andreli_48 disebutkan ada sopir angkot yang 'memiting' leher Komandan Batalyon (Danyon) yang awalnya berniat melerai perkelahian.

Awalnya dipicu mobil yang diserempet angkot yang dua anggota TNI untuk turun. Danyon yang berniat melerai malah terkena imbasnya.

"kronologis di dalam mobil double cabin mobil dinas Danyon 310 berjumlah 3 orang,

  1. danyon
  2. sopir danyon
  3. ajudan danyon
    di daerah cicurug terjadi serempetan dng angkot 09, berhenti lah dua mobil tersebut lalu terjadi keributan antara 2 anggota 310 (ajudan & sopir) dng sopir angkot dan 1 kawan sopir.
    lalu Danyon 310 turun bermaksud memisahkan keributan tsb, namun tiba2 ada salah satu dr
    pihak angkot memiting leher danyon dan memaki2 danyon dng kata2 kurang pantas. sehingga kita tau keadaanya smpe skrang."

Dilansir inews disebutkan anggota TNI adalah Komandan Batalyon (Danyon) 310 Kidang Kencana dikeroyok sopir angkot di Jalan Raya Sukabumi-Bogor, tepatnya di dekat SPBU Ongkrak, Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, viral di media sosial.

Dalam video tersebut terlihat puluhan anggota TNI turun dari truk dan berkerumun di sebuah SPBU.

Keterangan yang diambil dalam video tersebut menyebutkan bahwa kejadian tersebut terjadi pada Minggu (19/7/2022) malam.

"Kejadian itu berawal saat kendaraan yang ditumpangi Danyon 310 Mayor Yudhi Heriyanto diserempet oleh angkot 09," tulis narasi dalam video tersebut.

"Maka terjadilah keributan antara ajudan Danyon dan sopirnya melawan sopir angkot. Danyon yang saat itu melerai, tiba-tiba mendapatkan serangan dari sopir angkot lain sehingga perkelahian tidak sempat terhindari,".

"Tidak lama tiba dua kendaraan truk TNI di lokasi di dalamnya lalu turun memberikan bantuan ke rekannya yang terlibat pertikaian dengan sopir angkot. Sebanyak 5 orang pelaku pengeroyokan Danyonif 310 berhasil diamankan di lokasi," tulis narasi dalam video.(aqu)

Editor Restu