Simak! Cara Menunjukan QR Code untuk Beli BBM di SPBU Tanpa Handphone

WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Anggota Komisi VI DPR RI Nasim Khan menekankan pentingnya sosialisasi kepada masyarakat terhadap penggunaan aplikasi MyPertamina untuk pembelian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite dan solar bersubsidi bagi kendaraan roda empat.

Sebagaimana diketahui, per 1 Juli lalu, Pertamina menerapkan pembelian BBM bersubsidi dengan menggunakan aplikasi MyPertamina.

“Sebetulnya yang terpenting itu adalah sosialisasi Bu, jadi biar tidak terlalu heboh, segala sesuatu itu disosialisasikan. Sebetulnya kita sudah punya infrastruktur, Pertamina itu sangat luar biasa. Kalau enggak salah ada 7.000 lebih infrastruktur pom bensin itu,” ujar Nasim dalam rapat dengar pendapat Komisi VI DPR RI dengan Direktur Utama PT. Pertamina (Persero), Dirut PT Kilang Pertamina Internasional, Dirut PT Pertamina Hulu Energi dan Dirut PT Pertamina Patra Niaga, di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Rabu (6/7/2022).

Baca juga:

Aktor Ini Dituding Nikmati Uang ACT sebagai Brand Ambassador

AKBP Nur Khamid Resmi Tinggalkan Jabatan Kapolres Banjarbaru, Penggantinya dari Mabes…

Sosialisasi tersebut, menurut Nasim, dapat dilakukan melalui sinergi dengan media dan kerja sama dengan berbagai stakeholder, baik pemerintah kota/kabupaten dan pemerintah provinsi.

Sebab, selama ini kurangnya sosialisasi menyebabkan masyarakat semakin gaduh. Terlebih, penggunaan MyPertamina saat pengisian BBM mengharuskan masyarakat mengoperasikan telepon genggam atau handphone di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Minyak (SPBU) yang selama ini dinilai dapat membahayakan.

Untuk itu, sosialisasi tersebut dinilai penting, agar masyarakat juga memahami bagaimana aspek keamanan saat menggunakan aplikasi MyPertamina di SPBU.

“Kalau kita ke pom bensin saat ini, kalau mau telpon, itu langsung dihentikan, ‘Pak maaf matikan handphone-nya, matikan mesinnya’. Nah ini masyarakat bingung, dengan kita menggunakan MyPertamina otomatis kita kan memakai program di handphone, apa yakin dengan kelayakan ini, observasinya sudah pasti aman? Bila handphone nanti dalam kondisi mengisi, sistem barcode atau gimana, ini kan masyarakat belum tau sistemnya gimana,” tegasnya.

Baca juga:

Begal Tusuk Pengendara di Jembatan Kuin Utara Banjarmasin, Korban Dilarikan ke…

Ikut Trading Rugi Hampir Rp 4 M, Alfiah Laporkan Rekan Bisnis…

Meski demikian, politisi PKB ini mengapresiasi langkah digitalisasi yang telah dilakukan Pertamina. Namun, ia menekankan untuk tetap mempersiapkan baik sistem, infrastruktur, sinergi dengan berbagai pihak. Sehingga ketika kebijakan tersebut diterapkan, masyarakat menjadi lebih paham.