Korban Benang Layangan Berjatuhan, 4 Pengendara Motor Tergores Wajah dan Lehernya

WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Bermain layangan marak berlangsung di Kota Banjarmasin, seiring masa liburan anak sekolah dan musim kemarau.

Namun, korban terkena benang layangan mulai berjatuhan.

Berdasar data Satpol PP Banjarmasin, sudah ada 4 orang yang harus dibawa ke RSUD Sultan Suriansyah karena tergores benang layangan putus.

“Seluruh korban adalah pengendara sepeda motor,” kata Plt Kepala Satpol PP Banjarmasin, Hendra, Kamis (9/7/2026).

Ia mengungkapkan para korban itu tergores di bagian wajah dan leher oleh tajamnya benang layangan.

“Benang ini sangat membahayakan jika membentang di jalanan. Sangat kuat. Bahkan bila terkumpul, memotongnya harus memakai alat seperti gunting,” ujarnya.

Baca Juga: Kebakaran di Pasar Lima Banjarmasin, Kobaran Api Membubung dari Kios-kios

Baca Juga: Satwa Langka Kadal Terbang Ditemukan di Geopark Meratus Batu Gamping Batu Laki HSS

Untuk mengantipasi kembali jatuhnya korban, Satpol PP berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan, kecamatan dan kelurahan untuk melakukan pengamanan teknis di lapangan.

Salah satu tempat yang mendapat perhatian khusus adalah kawasan Jembatan RK Ilir hingga Pekauman.

Selain itu, Satpol PP tiap sore juga berjaga di lahan kosong milik PT Pelindo.

“Sebelum anak msuk sekolah pada 13 Juli, kami akan pastikan kegiatan pengamanan ini masih berlanjut atau berhenti. Biasanya, yang bermain layang-layang akan berkurang saat sudah masuk sekolah,” kata Hendra.