WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- Jurnalis lepas dari Inggris yang menulis untuk The Guardian, Deutsche Welle, Washington Post, New York Times dan media lainnya, Dom Phillips dikabarkan hilang di hutan Amazon, Brasil.

Dia telah lama mengerjakan laporan tentang ancaman suku-suku terpencil Brasil.

Selain jurnalis, Phillips adalah seorang pakar pribumi Brasil.

Dia dikabarkan hilang dalam perjalanan ke Lembah Javari, salah satu wilayah penduduk asli Amazon yang paling tidak tersentuh.

Wilayah tersebut berada di bawah ancaman penambang ilegal, penebang, pemburu dan penanam coca, salah satu bahan pembuatan kokain.

Polisi Brasil meluncurkan operasi penyelidikan kriminal atas laporan hilangnya Phillips, tetapi keluarga dan rekan-rekan jurnalis tersebut menilai pemerintah Brasil tidak bertindak cukup cepat untuk memberi respons.

Dom Phillips dikabarkan hilang bersama seorang warga Brasil bernama Bruno Araujo Pereira.