Alami Berbagai Masalah, BlackBerry 5G Dinyatakan Telah Mati, Pengembangnya pun Gulung Tikar
Ukuran Huruf:
Saat itu perusahaan beralih ke produk dan layanan untuk enterprise (perusahaan).
Lisensi nama BlackBerry juga berkali-kali diambil alih produsen lain seperti TCL dan Optiemus Infracom hingga pada akhirnya dipegang OnwardMobility.
Perlu diketahui pula, BlackBerry telah menjual sisa paten ponselnya bulan ini seharga 600 juta dolar AS atau Rp 8,6 triliun.
Perusahaan juga sudah mematikan sistem operasi BlackBerry OS untuk ponsel lawasnya. (brs/berbagai sumber)
Editor: Yayu Fathilal