Banjir Pengaron :Tercatat Pagi Ini Sudah 371 Jiwa Mengungsi, Warga dari 8 Desa yang Terendam
WARTABANJAR.COM, PENGARON – Banjir mengepung 8 desa di Kecamatan Pengaron Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan. Hingga pagi ini, sedikitnya sudah sebanyak 298 rumah terendam dan 347 Kepala Keluarga yang terdampak, serta 371 jiwa yang mengungsi, Rabu (12/1/2022) pagi.
Plh Danramil Pengaron, Pelda Ekodiyanto kepada wartabanjar.com menyampaikan, ketinggian air ditiap desa bervariasi, antara 10 sentimeter hingga 160 sentimeter.
“Bersama babinsa kami terus memonitor kondisi air dan membantu warga yang terdampak banjir di 8 desa di wilayah Kecamatan Pengaron ini,” kata Ekodiyanto.
Dia menyebutkan data sementara yang terdampak banjir di Kecamatan Pengaron Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan.
Desa Pengaron RT 02 RW 02, Ketinggian air 110 sentimeter dari bibir sungai, jumlah rumah yang terendam 15 buah dan 15 KK terdampak.
Desa Atiim Kecamatan Pengaron RT 02, RT 03 dan RT 04, Ketinggian air sudah diatas lutut orang dewasa, dengan jumlah rumah yang terendam 150 buah dan 189 KK. Di Desa Atiim ini ada sekitar 200 orang mengungsi.
Desa Lobang Baru RT 02 Kecamatan Pengaron, ketinggian air antara 10 sampai 20 sentimeter, air masuk dapur rumah warga. Jumlah rumah yg terendam ada tiga buah dan 3 KK.
Desa Lumpangi rt 03, ketinggian air diatas lutut orang dewasa, jumlah rumah yang terendam 10 buah dan 12 KK, warga yang mengungsi ada 25 orang.
Desa Benteng, RT 2,3,4 dan 5 Kecamatan Pengaron, ketinggian air 160 sentimeter masuk rumah dan dapur warga, jumlah rumah yang terendam 82 buah dan 96 KK, tercatat ada 102 orang yang mengungsi.
Desa Mengkauk RT 03 Kecamatan Pengaron, ketinggian air dibawah lutut orang dewasa, jumlah rumah yang terendam ada 8 buah. Warga yang mengungsi 4 KK di Madrasah Nurul Huda Desa Mangkauk.
Desa Antaraku RT 1 Pengaron, ketinggian air sekitar 30 sentimeter, sudah sampai bibir aspal dan masuk ke rumah warga, jumlah rumah yang terdampak 20 buah dan 20 KK. Warga di desa ini masih bertahan di rumah mereka masing-masing.
Desa Lok Tunggul RT 01 dan 02, ketinggian air 40 sentimeter, jumlah rumah yang terendam ada 10 buah dan 14 KK, warga yang mengungsi ada 30 orang.