WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN-Varian baru COVID-19 Omicron sekarang sedang mewabah.
Kemenkes mencatat sudah ada sudah 318 kasus varian Omicron di Indonesia sekarang ini.
Angka ini kemungkinan masih terus bertambah.
Oleh karena itu pemerintah mengingatkan untuk tidak bepergian demi mencegah penularan.
“Diharapkan masyarakat tidak melakukan perjalanan apalagi berwisata di saat risiko penularan Omicron sangat tinggi,” kata juru bicara vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan, dr Siti Nadia Tarmizi, dalam siaran pers, Sabtu (8/1/2022).
Hingga saat ini, tidak ada larangan bagi warga negara Indonesia (WNI) untuk bepergian ke luar negeri.
Meski demikian, dr Nadia menyarankan untuk menunda atau membatalkan rencana bepergian untuk keperluan yang tidak esensial.
Imbauan ini bukan tanpa dasar.
Dari 318 kasus Omicron yang terkonfirmasi di Indonesia, 295 kasus merupakan imported case dari pelaku perjalanan luar negeri.
Sejak Jumat (7/1/2022), pemerintah melalui Satgas PenangananCOVID-19 juga telah menerapkan larangan masuk bagi warga negara asing (WNA) dari 14 negara terdampak Omicron.







