Nanang M Yus Gelar Pameran Lukisan, "Titik Nadir"
Disamping itu, Nanang juga sangat menyayangkan, untuk didaerah Kalsel, khususnya didaerah Banjarmasin sendiri, untuk para seniman dan budayawan masih belum mendapat dukungan penuh dari pemerintah setempat.
"Saya berharap kepada pemerintah setempat, agar bisa mendukung para seniman dan budayawan yang ada di Kalsel, seperti bisa membangun sebuah galeri agar para pelukis banua bisa menggelar pameran lukisan," katanya.
Padahal, menurut M Yus, potensi yang dimiliki pelukis di Kalsel banyak sekali. Tidak hanya para pelukis berumur. Tapi, juga potensi yang dimiliki pelukis-pelukis mudanya.
"Menggelar pameran tidaklah mudah, perlu banyak biaya. Paling diinginkan seniman itu adanya tempat khusus, karena sehebat apapun pelukis, bila ia tidak berpameran, orang-orang tidak akan pernah tahu dan saya berharap, pemerintah bisa lebih peduli akan hal itu," tandasnya.
Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan di Sekretariat Daerah Kota Banjarmasin, Doyo Pudjadi hadir dalam pembukaan pameran tunggal Nanang M Yus itu. Dirinya pun berjanji, bakal membicarakan harapan para seniman, ke Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina.
"Sebagai permulaan, kami nantinya akan menggelar ramah tamah bersama para seniman. Sebagai bentuk apresiasi terhadap para seniman. Agar terbangun kolaborasi antara pemerintah dan seluruh senimannya," paparnya.
Doyo pun sadar, bahwa seniman khususnya perupa, memerlukan tempat yang layak untuk bisa menampilkan karyanya.
"Sebenarnya lukisan ini bagus. Tapi tempatnya sangat tidak layak. Saya tidak bermaksud menghina, tidak. Tapi alangkah baiknya memang ada apresiasi dari pemerintah untuk pembangunan gedung,” jelasnya.
Lanjutnya, sehinngga ke depan, seniman juga bisa menjadikannya sebagai tempat wira usaha yang profesional. (qyu)
Editor : Hasby