Penangkapan Terduga Teroris di Simpang Anem Banjarmasin, Ayah MNR Tak Percaya Anaknya Terlibat Jaringan Terorisme
Untuk ayahnya sendiri, terakhir bertemu dengan anaknya si MNR itu tadi pagi, sebelum ia berangkat ke tempat kerjanya.
"Tadi pagi masih ketemu, ia masih sarapan di rumah, tadi malam juga ia tidur di rumah saja," beber Iman.
Oleh sebab itu, ayahnya tidak menduga dan terlebih lagi tidak percaya kalau anaknya terlibat dengan jaringan terorisme.
"Saya tidak percaya sama sekali kalau dia terlibat sebagai terorisme, karena untuk waktu dan kesempatan untuk melakukan hal tersebut itu tidak ada, karena untuk kegiatannya selalu terpantau," jelasnya.

Sebelumnya, pelatih silat budaya Banjar sekaligus guru silat MNR, Abu Solihin, mengatakan si MNR ini adalah muridnya yang juga merupakan seorang atlet silat budaya banjar.
“Jadi saya juga tidak menyangka dan juga tidak percaya kalau si MNR ini bagian dari teroris,” kata Abu, kepada awak media.
“Karena tiap ada waktu luang malam hari, dia selalu latihan silat dirumah saya, terlebih lagi saat ini ia juga sedang mempersiapkan untuk kejuaraan di palembang. Jadi sedikit banyaknya saya tahu watak dan rutinitas keseharian MNR ini, bahkan untuk pekerjaannya pun saya yang merekomendasikannya bos kerjanya itu,” lanjut pria yang bertempat tinggal tidak jauh dari kediaman rumah MNR.
(qyu)
Editor: Erna Djedi