Uang itu kemudian dikirim Ovelina ke rekening seseorang bernama Kania.

Sosok Kania ini tidak diketahui, namun Ovelina mengaku mendapat nomor rekening itu dari Eka atau Jarkasih yang merupakan petugas Bandara Soetta.

Ovelina mengaku tidak tahu sosok Kania ini bahkan belum pernah bertemu dengan Kania.

Adapun uang yang ditransfer ke Satgas ke rekening atas nama Kania itu Rp 30 juta sesuai permintaan per orang Rp 10 juta.

Sedangkan sisanya Rp 10 juta dia bagi bersama Eko dan Jarkasih.