“Varian baru dapat memukul pasar berkembang dibandingkan dengan aset lainnya, utamanya mata uang beta tinggi seperti Amerika Latin dan Asia Selatan yang lebih sensitif pada sentimen risiko dan lebih mengekspos energi dan pariwisata, sektor yang paling terdampak pandemi,” ujarnya. (berbaga sumber)
Editor: Erna Djedi







